Berita Pangkalpinang

PPS Alobi Kecam Tindakan Oknum Penyiksa Penyu di Pantai Pukan Bangka

Pada video yang beredar tersebut, seekor penyu tampak diinjak-injak sejumlah pemuda.

PPS Alobi Kecam Tindakan Oknum Penyiksa Penyu di Pantai Pukan Bangka
istimewa
Aksi Animal Abuse yang diduga terjadi di Pantai Pukan, Kabupaten Bangka, baru-baru ini. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Yayasan Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Alobi hingga kini masih melakukan penelusuran terkait video unggahan di salah satu akun media sosial (medsos) oknum perilaku Animal Abuse (perbuatan tidak terpuji) kepada satwa yang dilakukan oleh beberapa pemuda di kawasan Pantai Pukan, Kabupaten Bangka, beberapa waktu lalu.

Pada video yang beredar tersebut, seekor penyu tampak diinjak-injak sejumlah pemuda.

Kepala Divisi Rescue PPS Alobi, Valen sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan beberapa pemuda tersebut karena mencerminkan asas kekerasan terhadap satwa dilindungi.

Pihaknya mengecam aksi yang terkesan menyiksa penyu tersebut.

"Dalam asas kesejahteraan satwa, jelas itu melanggar. Hewan sendiri mempunyai asas kesejahteraan. Maka dari itu tindakan mereka tadi tidak dapat dibenarkan," jelasnya kepada Bangkapos.com, Rabu (12/2/2020).

"Mereka (hewan) punya asas kesejahteraan, yakni Animal Welfare yang telah diatur di dalam Undang-undang (UU) Nomor 18 tahun 2009 untuk melindungi hewan dari perlakuan tidak layak setiap orang," ujarnya.

Animal Abuse (kekejaman terhadap hewan), dikatakannya, juga termasuk di dalam perlakuan oknum-oknum di video yang belum lama ini beredar.

Untuk itu, dari kejadian kekerasan terhadap penyu tersebut, Valen menginginkan para pelaku dapat menyadari kesalahan yang mereka buat.

"Pemilik akun itu juga merupakan salah satu dari pelaku kekerasan itu. Untuk sementara, kami belum mendapatkan info dari jumlah para pelaku yang melakukan tindakan keji itu," ucapnya.

Pihaknya juga sudah melakukan komunikasi melalui chat di pesan medsos kepada sang pemilik akun, namun hingga sekarang belum ada balasan.

Halaman
12
Penulis: Ramandha
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved