Berita Bangka Barat

Amir Penggelap Uang Pengusaha Timah Ahon Bebas Setelah Banding ke PT Babel

Amir terdakwa penggelapan uang pengusaha Timah asal desa Bakit, Kecamatan Parittiga, Sanpri alias Ahon, akhirnya menghirup udara segar.

Amir Penggelap Uang Pengusaha Timah Ahon Bebas Setelah Banding ke PT Babel
Bangkapos.com/Anthoni Ramli
Amir terdakwa penggelapan uang pengusaha Timah asal desa Bakit, Kecamatan Parittiga, Sanpri alias Ahon, saat menjalani sidang di PN Muntok beberapa waktu lalu 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Amir terdakwa penggelapan uang pengusaha Timah asal desa Bakit, Kecamatan Parittiga, Sanpri alias Ahon, akhirnya menghirup udara segar.

Padahal sebelumnya, Amir yang didakwa menggelapkan uang bisnis timah Ahon sebesar Rp 300 juta, divonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Muntok, di vonis 2 tahun penjara.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Bangka Barat, yang mengganjar Amir dengan hukuman 3 tahun penjara.

JPU Kejari Bangka Barat, Dody mengatakan sebelumnya Amir divonis 2 tahun penjara oleh majelis hakim PN Muntok.

Setelah itu, melalui Penasehat Hukumnya (PH) Darma Sutomo, terdakwa Amir mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) kepulauan Bangka Belitung.

"Sebelumnya saudara Amir ini kami tuntut 3 tahun, dan diputus pengadilan 2 tahun. Setelah itu yang bersangkutan melalui PHnya banding ke PT dan divonis bebas," kata Dody, Kamis (13/2/2020)

Menurut Dody, salah satu isi poin amar putusan bandingnya tersebut, majelis hakim memerintahkan JPU selaku eksekutor, membebaskan Amir dari Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Muntok.

Sementara menyikapi putusan bebas tersebut, membuat JPU menempuh upaya hukum lain dengan mengajukan Kasasi ke Mahkamah Agung (MA) Jakarta.

"Yang bersangkutan (Amir-red) sudah kami eksekusi keluar dari rutan. Bukan tidak terbukti bersalah, terbukti tetapi majelis hakim PT menilai itu masuk ranah keperdataan. Saat ini kami sedang menyusun Kasasi ke MA," pungkasnya.

Bangkapos.com / Anthoni Ramli

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved