Berita Sungailiat

Pemkab Bangka Gelar Pekan Panutan Penyampaian SPT, ASN Diminta Taat dalam Pelaporan Pajak Tahunan

Bupati Bangka Mulkan mengatakan Pemkab Bangka menekankan terutama kepada seluruh Aparatur Sipil Negara agar taat dalam pelaporan pajak tahunan.

Pemkab Bangka Gelar Pekan Panutan Penyampaian SPT, ASN Diminta Taat dalam Pelaporan Pajak Tahunan
Bangkapos.com/Edwardi
Pemkab Bangka bersama Direktorat Jendral Pajak Sumatera Selatan Bangka Belitung melaksanakan Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan orang pribadi tahun pajak 2019 dan pemberian penghargaan kepada wajib pajak di Kabupaten Bangka, Kamis (13/02/2020) di Hutan Kota Sungailiat 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Pemkab Bangka bersama Direktorat Jendral Pajak Sumatera Selatan Bangka Belitung melaksanakan Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan orang pribadi tahun pajak 2019 dan pemberian penghargaan kepada wajib pajak di Kabupaten Bangka, Kamis (13/02/2020( di Hutan Kota Sungailiat

Kegiatan ini dihadiri Bupati Bangka Mulkan,Ketua DPRD Bangka Iskandar, unsur Forkopimda Bangka Sekda Bangka, para kepala OPD dan pejabat di lingkungan Pemkab Bangka, para wajib pajak dan tamu undangan lainnya.

Kepala Direktorat Jendral Pajak Sumsel Babel, Imam Arifin mengatakan kegiatan ini berlangsung dalam suasana santai, karena ingin memberikan contoh kepada masyarakat di Kabupaten Bangka untuk melakukan kewajiban sebagai warga negara khususnya dalam membayar pajak.

"Pekan panutan ini dilakukan rutin setiap tahun tujuannya mengingatkan kepada kita semua sebagai warga negara, sebagai aparatur pemerintah dan negara agar menjadi panutan dalam melakukan kewajiban bernegara yang baik, yaitu membayar pajak," kata Imam.

Menurutnya, pajak di Indonesia menganut sistem self assesment, dimana wajib pajak yang memiliki penghasilan atau membeli barang yang kena pajak (PPN) wajib membayar pajak, pegawai pemerintah setiap bulan dipotong pajaknya di bendahara

"Bagi yang berbisnis setiap tahun melakukan pembukuan dan menghitung neraca, kalau ada keuntungan harus bayar pajak. Bagi yang bekerja sebagai karyawan kalau penghasilannya diatas PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) yakni Rp 4,5 juta per bulan maka wajib membayar pajak," jelas Imam.

Pada kesempatan ini dia juga memberikan apresiasi kepada Pemkab Bangka yang telah memberikan contoh bagi masyarakat dalam pelaporan pajak, karena menurutnya pajak merupakan sektor yang sangat penting terhadap pendapatan dan pembangunan daerah.

"Untuk wilayah Sungailiat sendiri kami telah memberikan akses pelaporan melalui Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) yang ada di Sungailiat," ujar Imam Arifin.

Bupati Bangka Mulkan mengatakan Pemkab Bangka menekankan terutama kepada seluruh Aparatur Sipil Negara agar taat dalam pelaporan pajak tahunan.

Hal tersebut merupakan upaya untuk memberikan contoh bagi masyarakat lainnya agar terbiasa melaporkan pajak kedepannya.

Halaman
12
Penulis: edwardi
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved