Kriminalitas

Jual ABG Mami Divonis Tiga Tahun, Pria Hidung Belangnya Tak Kunjung Diadili

Miranti alias Ranti alias Mami (21), dinyatakan terbukti bersalah. Perempuan muda ini dinilai telah 'menjual' Gadis ABG

Jual ABG Mami Divonis Tiga Tahun, Pria Hidung Belangnya Tak Kunjung Diadili
Bangkapos.com/Fery Laskari
Majelis Hakim PN Sungailiat dipimpin Dewi Sulistiarini membacakan amar putusan kepada Terdakwa Miranti alias Mami, Kamis (14/2/2020). Terdakwa Miranti diganjar tiga tahun penjara karena terbukti 'menjual ABG' ke pria hidung belang di Sungailiat. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Miranti alias Ranti alias Mami (21), dinyatakan terbukti bersalah. Perempuan muda ini dinilai telah 'menjual' Gadis ABG atau gadis usia bawah umur kepada pria hidung belang.

Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, Kamis (13/2/2020) menjatuhkan vonis kurungan penjara selama tiga tahun kepadanya.

"Menyatakan Terdakwa Miranti alias Ranti alias Mami terbukti bersalah. Menjatuhkan pidana kepada terdakwa berupa pidana penjara selama tiga tahun," kata Ketua Majelis Hakim PN Sungailat, Dewi Sulistiarini didampingi dua anggota majelis masing-masing Arief Kadarmo dan Joni Mauludin saat sidang terbuka putusan perkara asusila ini, Kamis (13/2/2020) petang.

Tak hanya menjatuhkan pidana penjara selama tiga tahun, namun majelis hakim juga mengharuskan terdakwa membayar denda Rp 2 Juta subsider kurungan penjara selama tiga bulan.

Putusan hakim tentu saja lebih tinggi dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari) Bangka, Herdini Alistya. Pada sidang pekan sebelumnya, JPU hanya menuntut terdakwa pada tuntutan dua tahun penjara.

Setelah membacakan surat putusan, Ketua Majelis Hakim PN Sungailiat, Dewi Sulistiarini memberikan kesempatan kepada terdakwa Miranti alias Ranti alias Mami dan JPU Kejari Bangka, Herdini Alistya untuk menyatakan sikap. Terdakwa maupun JPU menyatakan pikir-pikir terkait putusan yang dimaksud.

"Putusan Miranti tiga tahun dan denda Rp 2 Juta, dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti kurungan tiga bulan," kata Ketua PN Sungailiat, Fatimah diwakili Humas Pengadilan, R Narendra Mohni dikonfirmasi usai sidang, Kamis (13/2/2020).

Diuraikan Narendra, ada beberapa pertimbangan yang diambil oleh majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan tersebut. 

Pertimbangan tersebut, masing-masing  memberatkan dan meringankan. "Alasan memberatkan yaitu, perbuatan terdakwa menimbulkan keresahan dalam masyarakat. Perbutaan terdakwa juga bertentangan dengan norma-norma hidup dalam masayarakat," jelasnya

Selain itu, perbuatan terdakwa bertentangan dengan Program Pemkab Bangka yang sedang giat-giatnya berupaya mewujudkan daerah ini sebagai Kabupaten Layak Anak.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved