Berita Pangkalpinang

Pemprov Babel Sudah Keluarkan 10.239 Kartu Kendali BBM jenis Solar, Untuk Premium Masih Dievaluasi

Program kartu kendali BBM bersubsidi atau Fuel Card merupakan program Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, dalam upaya merapikan antrian pengisi BBM

Pemprov Babel Sudah Keluarkan 10.239 Kartu Kendali BBM jenis Solar, Untuk Premium Masih Dievaluasi
Bangkapos.com/Anthoni Ramli
Petugas Nozel SPBU 24.333.76 Kampung Jawa saat melayani pengguna fuel card, Rabu (8/1/2020) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Provinsi Bangka Belitung telah mengeluarkan sebanyak 10.239 kartu kendali bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk pengisian di SPBU.

Program kartu kendali BBM bersubsidi atau Fuel Card merupakan program Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, dalam upaya merapikan antrian pengisi BBM jenis solar, agar terbebas dari para pengerit yang secara berlebihan membeli BBM bersubsidi.

Sementara untuk pengendalian pembelian BBM jenis premium atau bensin, saat ini masih tahap evaluasi oleh Pemerintah Pemprov Babel, dalam hal ini teknis yang dilakukan oleh Dinas ESDM Provinsi Bangka Belitung.

Plt Kepala Dinas ESDM Provinsi Bangka Belitung, Supianto, mengatakan, untuk program Fuel Card yang telah mendaftar dan mendapatkan kartu sebanyak 10.239 kartu, yang tersebar di setiap Kabupaten/Kota.

"Pendaftaran masih terus dilakukan secara online, dan pihak Samsat juga masih melakukan verifikasi kendaraan yang bisa mendaftar atau tidak, terutama untuk yang tidak melunasi pajak dan menggunakan plat luar Bangka Belitung,"ungkap Supianto kepada wartawan, Kamis (13/2/2020).

Ia menjelaskan dampak dari pelaksanan Fuel Card telah banyak perubahan terjadi di tempat pengisian SPBU, dengan tidak adanya antrian panjang. Lalu bahan bakar subsidi untuk masyarakat tersalur dengan tepat sasaran.

"Tentunya ini untuk kebaikan kita semua, masyarakat tidak lagi antri, dan antrian sudah mulai berkurang, tertib dalam mengisi dan BBM subsidi menjadi tepat dengan sasaran,"lanjutnya.

Sementara untuk pengaturan BBM jenis premium, ia mengatakan pihaknya masih melakukan tahapan evaluasi untuk menjalankanya.

"Belum ada penambahan, masih evaluasi dan kesepakan untuk di rumuskan antara PT Pertamina dengan BPH Migas, nanti sambil berjalan, kita sedang lakukan evaluasi secara bertahap,"jelasnya. (Bangkapos/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved