Advertorial

Sebagai Rujukan Covid-19 di Belitung, RSUD Marsidi Judono Matangkan Persiapan

Saat ini, kami sudah menyiapkan dua ruangan dan sedang menuju penyempurnaan agar memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah

Sebagai Rujukan Covid-19 di Belitung, RSUD Marsidi Judono Matangkan Persiapan
Dinas Kesehatan Babel
Salah satu ruangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Marsidi Judono Kabupaten Belitung 

BANGKAPOS.COM - Dengan ditetapkannya sebagai salah satu rumah sakit rujukan penanggulangan Covid-19 (red. nama resmi novel corona virus 2019 atau virus korona), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Marsidi Judono Kabupaten Belitung terus berupaya mematangkan persiapan sarana dan prasarana serta Sumber Daya Manusianya.

Demikian diungkapkan Direktur RSUD Marsidi Judono, Hendra, saat menerima kunjungan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mulyono Susanto dan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Pangkalpinang, Bangun Dwi Cahyo di ruangannya. (11/02/2020)

"Saat ini, kami sudah menyiapkan dua ruangan dan sedang menuju penyempurnaan agar memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah. Kami siapkan mulai dari tempat tenaga medis menanggalkan Alat Pelindung Diri (APD), mandi dengan shower, hingga masuk ke ruang perawatan. Penanganan sesuai alur yang ditetapkan," jelasnya.

Seperti yang diketahui, lanjut Hendra, penanganan Covid-19 sangat berbeda dengan penyakit lainnya.

"Dan syukurnya, kita belum pernah menangani kasus ini ataupun yang sejenis, misalnya flu burung. Dan kita berharap tidak akan pernah ada kasus ini di Indonesia, terutama Babel," ujarnya.

"Oleh karena itu, kami harus melakukan kaji banding ke rumah sakit yang sudah sangat siap, RSPI Sulianti Saroso misalnya. Kami perlu panduan yang jelas dan terarah. Setelah itu, kami segera melaksanakan simulasi penanganan Covid-19 atau jika ada pasien yang memerlukan pengawasan khusus. Tim dokter dan paramedis yang mengikuti kaji banding sudah dipersiapkan," jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan dukungannya kepada pihak RSUD Marsidi Judono.

"Dinkes Babel akan terus memantau dan siap mendampingi rumah sakit rujukan dalam upaya menyempurnakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam menangani pasien dengan Covid-19," tegas Mulyono.

Selain RSUD Marsidi Judono, lanjut Mulyono, rumah sakit yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai rumah sakit rujukan Covid-19 adalah RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang, ditambah lagi RSUD Dr (HC.) Soekarno Babel.

"Ketiga rumah sakit ini terus berupaya melakukan berbagai persiapan dan Pemprov Babel siap mendukung. Dengan support tiga rumah sakit ini, Babel siap tangani Covid-19," tambahnya.

"Berbagai koordinasi lintas sektor pun dilakukan. Dengan KKP misalnya. Sebagai pengawas pintu masuk negara, KKP berperan dalam memantau kedatangan warga asing. Pihak KKP menyiapkan thermal scanner di bandara dan Kartu Kewaspadaan Kesehatan bagi penumpang pesawat dengan penerbangan internasional," jelasnya.

"Untuk area perairan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Pangkal Balam pun sangat berperan dalam melakukan pengawasan. Penanganan Covid-19 ini merupakan tanggung jawab kita dalam cegah tangkal Covid-19," pungkasnya.

Penulis n Foto: Adinda Chandralela.

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: khamelia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved