Tertibkan Kawasan Pasar Ratu Tunggal

Dishub Pangkalpinang Nyatakan Titik Parkir Tepi Jalan Umum Resmi dan Dikelola Pemkot

Ubaidi menyebut, titik parkir liar yang berada di tepi jalan umum hanya di kawasan Transmart.

Dishub Pangkalpinang Nyatakan Titik Parkir Tepi Jalan Umum Resmi dan Dikelola Pemkot
Bangkapos.com / ira kurniati
Kepala Dishub Pangkalpinang, Ubaidi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Dinas Perhubungan Kota Pangkalpinang Ubaidi mengatakan, titik parkir yang tersebar di wilayah Pangkalpinang rata-rata memakai tepi jalan umum.

Termasuk di kawasan BTC dan Ramayana.

Titik parkir tersebut resmi dikelola oleh pemerintah kota.

Ubaidi menyebut, titik parkir liar yang berada di tepi jalan umum hanya di kawasan Transmart.

"memang di tepi jalan umum tapi itu resmi. Kan pengendara masih bisa lewat ada space jalannya. Mereka juga kami minta untuk tidak memakai badan jalan sampai menutup akses bagi pengendara," kata Ubaidi, Jumat (14/2/2020).

Penjual Baju Dadakan di Jalan RE Martadinata Pangkalpinang Semakin Menjamur

Jalan di Depan Pasar Atrium Pangkalpinang Masih Saja Terlihat Sesak Kendaraan

Semrawutnya Jalan Depan Pasar Atrium Pangkalpinang, 30 Tahun PKL Hanya Bayar Iuran Sampah

Ada 179 Titik Parkir Resmi di Pangkalpinang.

Dia menuturkan, ada 179 titik parkir resmi yang dikelola oleh pemkot.

Hanya saja masih terdapat kekurangan marka dan rambu parkir sehingga untuk mengetahui titik parkir ditunjuk dengan surat keputusan.

Ubaidi mengatakan, dengan penambahan marka dan rambu dapat terlihat resmi atau tidaknya titik tersebut.

Diakuinya, Dinas Perhubungan telah membuat surat edaran ke pedagang agar memperhatikan lapak mereka sehingga tidak memakan badan jalan.

Begitu pun dengan juru parkir, diminta untuk mengatur parkir kendaraan bermotor agar tidak mengganggu fungsi jalan bagi pengguna lain.

Namun untuk penertiban pedagang yang mendirikan lapak hingga badan jalan, pihaknya berkoordinasi dengan aparat penegak perda yakni Satuan Polisi Pamong Praja.

Sedangkan untuk penertiban parkir dilakukan bersama pihak kepolisian.

"kami sifatnya rekayasa lalu lintas dan meningatkan agar fungsi jalan memang diperuntukkan bagi pengguna jalan. Namun untuk penertiban kita saling berkoordinasi dengan pihak berwenang. Jangan sampai juga dilakukan penertiban tapi kita tidak ada solusi meletakkan pedagang ataupun menyiapkan lahan parkirnya," ucap Ubaidi.
(bangkapos.com/irakurniati)

BREAKING NEWS - Bareskrim Mabes Polri Gerebek Praktik Judi Online di Green Zone Pangkalpinang

Kepala KKP Bantah Ada Warga Bangka Belitung yang Dikarantina di Natuna

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved