KISAH INSPIRATIF Preman Bertato Pensiun Lalu Dirikan Panti Asuhan dan Pondok Pesantren

Meski tampak garang dan bertato, Prianggono akhirnya pensiun dari preman lalu dirikan panti asuhan dan pondok pesantren.

KISAH INSPIRATIF Preman Bertato Pensiun Lalu Dirikan Panti Asuhan dan Pondok Pesantren
KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA
Prianggono saat berada di warung Kongsuu, Desa Widodomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman (KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA) 

BANGKAPOS.COM - Meski tampak garang dan bertato, Prianggono akhirnya pensiun dari preman lalu dirikan panti asuhan dan pondok pesantren.

Prianggono, sosok yang dulunya merupakan seorang preman dan kini sudah insaf kemudian mendirikan pondok pesantren dan panti asuhan.

Dilansir oleh Kompas.com, perjalanan Prianggono begitu berliku dan sempat masuk ke dunia hitam dan gelap.

Lantas Prianggono pun bertobat dan merasa ingin merubah hidupnya.

Hingga akhirnya ia mendirikan sebuah panti asuhan dan pondok pesantren.

Bagaimana kisah Prianggono tersebut?

Berikut adalah kisah Prianggono, preman pensiun yang akhirnya mendirikan sebuah panti asuhan dan pondok pesantren dikutip TribunnewsWiki dari Kompas.com:

Seorang remaja mengenakan seragam SMA melangkah masuk ke dalam sebuah warung.

Remaja tersbeut lantas berhenti setelah melihat seorang pria mengenakan kaus dan sarung duduk di sebuah kursi.

Pria ini berambut sedikit panjang dengan tato di leher.

Halaman
1234
Editor: ediyusmanto
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved