Kronologi Bocah 4 Tahun Tewas Digigit Ular Weling Hingga Ibu Memohon Kepada Pemerintah

Kronologi Bocah 4 Tahun Tewas Digigit Ular Weling Hingga Ibu Memohon Kepada Pemerintah

Kronologi Bocah 4 Tahun Tewas Digigit Ular Weling Hingga Ibu Memohon Kepada Pemerintah
Monaco Nature Encyclopedi | Wikimedia Commons
Ular weling (hitam putih) dan ular welang (hitam kuning) 

Kronologi Bocah 4 Tahun Tewas Digigit Ular Weling Hingga Ibu Memohon Kepada Pemerintah

BANGKAPOS.COM-- Adila Oktavia, balita berusia empat tahun yang digigit ular jenis weling di Desa Pamengkang Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon Jawa Barat, dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (12/2/2020) malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Adila menjalani perawatan medis selama lima hari sejak Jumat malam (7/2/2020) hingga Rabu di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Kota Cirebon.

Kepergian Adila Oktavia menyisakan duka mendalam bagi banyak orang, terutama kedua orang tuanya, Rusmiati (24) dan Mukmim (27).

Sejumlah warga Desa Pamengkang beramai-ramai mengantar jenazahnya ke tempat peristirahatan terakhir.

Di pemakaman, Mukmin dan Rusmiati berusaha tabah dan tegar atas kepergian putri pertamanya. Sanak keluarga yang hadir juga tak dapat menahan kesedihan atas kepergian Adila yang meninggal karena digigit ular.

“Kabarnya, tadi malam, sekitar pukul 20.30 WIB,” kata Kosasih Kepala Desa Pamengkang yang ditemui Kompas.com di lokasi pemakaman, Kamis (13/2/2020).

Digigit ular weling saat tidur, hingga koma di RS

Kosasih menceritakan, Adila Oktavia, bocah yang masih berusia empat tahun ini meninggal dunia setelah didigit ular jenis weling pada Jumat malam saat sedang tidur di rumahnya.

Dia langsung merintih kesakitan dan mengeluarkan muntah-muntan berulang kali. Kedua orang tua Adila panik dan langsung membawanya ke Rumah Sakit Daerah Gunung Jati pada Sabtu dini hari.

Halaman
12
Editor: zulkodri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved