Berita Pangkalpinang

Pengerukan Alur Muara Jelitik dan Kurau Masih Dalam Tahap Rencana Pemprov Bangka Belitung

Yanuar mengatakan, rencana pengerukan akan dilakukan oleh pihak ketiga dan tidak akan menggunakan anggaran daerah.

Pengerukan Alur Muara Jelitik dan Kurau Masih Dalam Tahap Rencana Pemprov Bangka Belitung
Bangkapos.com / Riki Pratama
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yanuar. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Pemerintah Provinsi Bangka Belitung saat ini masih dalam tahap rencana, terkait kewenangan mereka,  untuk melakukan pengerukan alur sungai muara Jelitik Sungailiat, Kabupaten Bangka dan Alur muara sungai Desa Kurau, Kabupaten Bangka Tengah.

Pihak Provinsi Babel baru menggali informasi terkait akan dilakukanya pengerukan muara sungai yang selama ini banyak dikeluhkan oleh masyarakat nelayan di sana.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Yanuar menjelaskan, terkait pengerukan alur sungai tersebut masih tahap rencana yang didiskusikan dengan banyak kalangan.

"Kami dengan Satker maupun OPD telah melakukan pertemuan terkait rencana pengerukan alur, dari Kabupaten Bangka Tengah dan Bangka untuk mengeruk alur Sungai Jelitik dan alur sungai di Kurau, prosesnya belum, baru menggali informasi," ucap Yanuar kepada wartawan, Jumat (14/2/2020) di kantor Gubernur Babel.

Ia menambahkan, sebelum melakukan pengerukan pihaknya membutuhkan berbagai informasi dan dukungan warga dalam pelaksanaannya nanti.

"Proses belum, baru menggali informasi, persedian dan mengharapkan dukungan masyarakat dengan pemerintah, agar tidak terjadi terkendala. Pelaksaan belum," katanya.

Kepala KKP Bantah Ada Warga Bangka Belitung yang Dikarantina di Natuna

BREAKING NEWS - Bareskrim Mabes Polri Gerebek Praktik Judi Online di Green Zone Pangkalpinang

Waspadai, Obesitas Bisa Ganggu Aktivitas Hingga Percaya Diri Anda, Ini Tips Diet Sehat Ala dr Annisa

Yanuar mengatakan, rencana pengerukan akan dilakukan oleh pihak ketiga dan tidak akan menggunakan anggaran daerah.

"Tujuanya untuk melakukan pengerukan, dan penataan, kalau di muara sungai Jelitik mungkin tidak ada permukiman warga, namun kalau di Kurau ke depan kita perlu penataan kita menginformasikan dahulu ke masyarakatnya," ucapnya.

Terkait, pengerukan muara yang menghubungkan langsung ke laut merupakan kewenangan Provinsi Babel walaupun wilayah tersebut merupakan milik Kabupaten,

"Karena wilayah laut ada di Provinsi dan di darat kewenangan Kabupaten. Nantinya hasil pasir pengerukan apakah ada terkandung mineral lain atau tidak, bagaimana teknisnya akan diatur, sehingga sebelum pelaksaan, perlu masukan dan teknis pelaksananya," lanjutnya.

Ia menegaskan bahwa rencana pengerukan ini baru permulaan.

Pihaknya masih terus mencari pihak ketiga atau perusahaan yang mau ikut dalam pengerukan alur muara sungai nantinya.

"Ini baru permulaan artinya perkembangan perlu di tender atau tidak jali belum tahu. Tetapi ini urgen istilahnya di Jelitik masyarakat sudah mengeluh terkait susahnya keluar masuk kapal nelayan,"ungkapnya (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved