MotoGP

Tanpa Marquez Honda Tak Akan Bisa Sukses di MotoGP

Hanya musim 2015 Marquez gagal mengulangi kesuksesannya. Sejak itu, juara termuda MotoGP itu sanggup menyapu bersih seluruh gelar dalam empat musim

Tanpa Marquez Honda Tak Akan Bisa Sukses di MotoGP
Twitter @box_repsol
Marc Marquez. 

BANGKAPOS.COM -- Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti, menilai Honda bisa menjadi pabrikan sukses di MotoGP karena andil besar Marc Marquez.

Bakat Marc Marquez sudah terlihat semenjak dia menunjukkan penampilan apik di kelas 125cc.

Apa yang terjadi selanjutnya sudah diketahui. Marquez memenangi dua gelar juara dunia, yaitu 125 dan Moto2, dalam tempo tiga tahun (2010-2012).

Honda bertaruh menunjuk Marquez untuk menggantikan Casey Stoner yang pensiun. Lebih-lebih, aturan yang membatasi rookie membela tim pabrikan juga dicabut.

Marquez membuktikan kualitasnya. Tanpa diduga, pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut langsung menjadi juara MotoGP pada musim debutnya (2013).

Gelar juara kembali direbut Marquez pada musim berikutnya. Bahkan pembalap kelahiran Cervera membuat orang-orang terbelalak karena memenangi 10 balapan pertama.

Hanya musim 2015 Marquez gagal mengulangi kesuksesannya. Sejak itu, juara termuda MotoGP itu sanggup menyapu bersih seluruh gelar dalam empat musim terakhir.

Kemenangan terakhir Marquez bahkan diraih secara impresif.

Marquez menyabet 12 kemenangan dan 18 podium dari 19 seri balap pada MotoGP 2019. Rekor 420 poin dicapainya pada akhir musim.

Kemenangan Marquez semakin membuat orang tercengang karena pada saat bersamaan pembalap Honda lain mengalami kesulitan.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved