Breaking News:

Kenali Gejala HIV pada Pria

Gejala HIV akan bervariasi dari kasus ke kasus, tetapi berikut adalah pola infeksi HIV yang paling umum terjadi.

KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN
ILUSTRASI setop HIV/AIDS. 

BANGKAPOS.COM - Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah "HIV".

Ya, HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus (HIV).

Secara spesifik, HIV menyerang dan menghancurkan sel CD4 yang menjadi bagian penting dari sistem kekebalan tubuh manusia untuk melawan infeksi.

Hilangnya sel CD4 akan melemahkan fungsi sistem imun hingga sangat drastis. Akibatnya, terinfeksi HIV akan membuat tubuh Anda rentan mengalami berbagai penyakit infeksi dari bakteri, virus, jamur, parasit, dan patogen merugikan lainnya.

Infeksi HIV dalam jangka panjang yang tidak terdiagnosis atau tidak diobati dengan tepat dapat meningkatkan risiko Anda mengalami Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS).

Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah suatu kumpulan gejala yang muncul ketika stadium infeksi HIV sudah sangat parah.

Human Immunodeficiency Virus ditularkan dari orang ke orang dari kontak dengan darah, air mani dan/atau cairan vagina yang terinfeksi.

Berhubungan seks tanpa kondom melalui hubungan seks vaginal atau anal (atau seks oral jika Anda memiliki luka atau luka terbuka di mulut) dengan pasangan yang terinfeksi sangat meningkatkan risiko tertular HIV.

Human Immunodeficiency Virus juga dapat ditularkan melalui penggunaan narkoba yang tidak steril, dari penggunaan jarum suntik, jarum suntik atau peralatan obat yang terinfeksi.

Pada tahun 2014, CDC melaporkan bahwa ada 44.073 kasus HIV baru di Amerika Serikat.

Halaman
1234
Editor: suhendri
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved