Berita Pangkalpinang

Sekum Asprov PSSI Bangka Belitung Tak Salahkan Suporter dan Manajemen Babel United

Selain soal itu, protes dari kelompok suporter sepakbola pendukungnya juga menjadi perhatian Mintra Jaya.

bangkapos.com / Deddy Marjaya
Mintra Jaya, Sekum Asprov PSSI Bangka Belitung 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sekum Asprov PSSI Bangka Belitung Mintra Jaya ikut menanggapi permasalahan kesebelasan Liga 2 Indonesia Babel United saat ini.

Babel United diketahui pindah home base dari Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera.

Selain soal itu,  protes dari kelompok suporter sepakbola pendukungnya juga menjadi perhatian Mintra Jaya.

"Dalam hal ini saya tidak menyalahkan tiga kelompok suporter Babel United yang telah memberikan dukungannya musim lalu namun juga tidak menyalahkan manajemen yang tentunya memiliki alasan pindah," kata Mintra Jaya Minggu (16/2/2020)

Mintra Jaya mengatakan, setelah membaca dari media media terkait kepindahan home base Babel United, maka semua pihak perlu memahami arti klub sepakbola profesional.

Pertama klub sepakbola profesional adalah klub yang dibiayai secara mandiri baik melalui sponsorship ataupun biaya pribadi pemilik yang bisa jadi lebih dari satu orang.

Perusahaan atau PT yang menaungi klub biasanya sahamnya dimiliki lebih dari 1 orang.

Dia mengatakan, sesuai aturan klub sepakbola profesional tidak boleh dibiayai oleh dana APBD atau dana milik Pemda.

Ini sudah diberlakukan sejak tahun 2011 melalui peraturan Mendagri No 22 Tahun 2011 saat Mendagri dijabat oleh Gamawan Fauzi.

Dana APBD, ujar dia, hanya boleh membiayai klub amatir saja.

Halaman
123
Penulis: deddy_marjaya
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved