Gempa Bumi Terjadi Tadi Malam di Lombok Utara Berkekuatan M 3.6 SR

Menurut BMKG pusat gempa berada di laut 6 km TimurLaut Lombok Utara. Adapun kedalaman pusat gempa (hiposentrum) tersebut adalah 12 kilometer.

Gempa Bumi Terjadi Tadi Malam di Lombok Utara Berkekuatan M 3.6 SR
Bangkapos.com
Ilustrasi gempa 

BANGKAPOS.COM-Gempa Bumi tadi malam mengguncang Lombok Utara dan sekitarnya pada hari Minggu, 16 Februari 2020 sekitar pukul 23:29:18 WIB. Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan gempa bumi tersebut berkekuatan Magnitudo 3.6 SR.

Berdasarkan informasi dari BMKG mencatat pusat gempa Lombok Utara hari ini berada pada titik koordinat Lintang Bujur 8.3 Lintang Selatan (LS) dan 116.18 Bujur Timur (BT).

Menurut BMKG pusat gempa berada di laut 6 km TimurLaut Lombok Utara. Adapun kedalaman pusat gempa (hiposentrum) tersebut adalah 12 kilometer.

BMKG juga mengingatkan agar masyarakat di Lombok Utara mewaspadai potensi gempa susulan. Berdasarkan data yang dirilis BMKG, guncangan akibat gempa Lombok Utara tadi malam dirasakan pada sejumlah tempat berikut III Lombok Utara III Lombok Barat

Catatan

Sebagai informasi, Skala MMI (Skala Mercalli) adalah satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi. Satuan ini diciptakan oleh seorang vulkanologis dari Italia yang bernama Giuseppe Mercalli pada 1902.

Skala MMI lalu dimodifikasi oleh ahli seismologi Harry Wood dan Frank Neumann pada 1931. Skala MMI terbagi menjadi 12 kategori dampak guncangan gempa bumi. Petunjuk soal dampak gempa yang dimaksudkan pada setiap kategori skala MMI adalah sebagai berikut: Skala I MMI: Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang Skala II MMI:

Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Skala III MMI: Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Skala IV MMI: Getaran dirasakan banyak orang di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

Skala V MMI: Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

Halaman
1234
Penulis: Dedy Purwadi
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved