Berita Pangkalpinang

Jangan Menikah Siri, Begini Dampak Negatifnya Berdasarkan Penjelasan Kemenag dan PA Pangkalpinang

Praktiknya juga dinilai masih sering dijumpai di tengah masyarakat sekitar kita.

Jangan Menikah Siri, Begini Dampak Negatifnya Berdasarkan Penjelasan Kemenag dan PA Pangkalpinang
bangkapos.com / Suhardi Wiranata
Firmantasi, Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang,

BANGKAPOS.COM, BANGKA  - Menikah siri merupakan pernikahan yang sah secara agama namun tidak tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA).

Meski demikian, pernikahan siri atau menikah di bawah tangan ini dinilai sering merugikan pererempuan.

Praktiknya juga dinilai masih sering dijumpai di tengah masyarakat sekitar kita.

Dampak negatif dari pernikahan siri antara lain, ketika terjadi sesuatu hal di kemudian hari dalam rumah tangga tersebut, perempuan tidak memiliki kekuatan hukum untuk menggugat atau menuntut hak-haknya sampai hak perdata anak hasil dari pernikahan siri.

Demikian disampaikan Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) Pangkalpinang, Firmantasi.

"Nikah sirih ini tidak diatur dalam Undang-Undang, bahkan bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan," kata Firmantasi, Senin (17/02/20)

Menurut Firman, jika di kemudian hari terdapat masalah yang berakibat pada keinginan sang istri untuk meminta perpisahan, suami memiliki hak tolak menceraikan.

Firman melanjutkan, tujuan pernikahan yang dilakukan secara sah agama dan juga KUA adalah agar tidak ada pihak merasa dirugikan di kemudian hari.

"Sahnya pernikahan adalah sah berdasarkan syariah agama maupun secara hukum," ujar Firman.

Jika dalam suatu kondisi seorang istri yang dinikahi secara siri ingin menikah lagi karena ditelantarkan oleh sang suami, maka pernikahan tersebut tidak bisa dilakukan lantaran masih terikat pada suami sebelumnya.

Halaman
123
Penulis: Suhardi Wiranata
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved