Warga Babel Diduga Terinfeksi Corona

KKP Kirimkan Swap Pasien Diduga Terinfeksi Corona ke Litbang Kemenkes, Masih Tunggu Hasil

Satu pasien asal Sungailiat, Bangka Belitung yang 6 hari sebelumnya memiliki riwayat perjalanan ke Singapura

KKP Kirimkan Swap Pasien Diduga Terinfeksi Corona ke Litbang Kemenkes, Masih Tunggu Hasil
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Konferensi pers penjelasan pasien diduga terinfeksi corona di Gedung Pertemuan Eko Maulana Ali dan Laboratorium Patologi Anatomi RSUP Ir Soekarno Bangka Belitung. Senin, 17/2/2020 

KKP Kirimkan Swap Pasien Diduga Terinfeksi Corona ke Litbang Kemenkes, Masih Tunggu Hasil

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Satu pasien asal Sungailiat, Bangka Belitung yang 6 hari sebelumnya memiliki riwayat perjalanan ke Singapura kemudian dirujuk dari Rumah Sakit Medika Stania ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Ir Soekarno Hatta Bangka Belitung tadi malam, Minggu (16/2/2020) dikarenakan diduga terinfeksi virus corona atau covit 19.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang, dr Bangun Cahyo Utomo menjelaskan mengenai penanganan pasien tersebut dan pengiriman swap pasien untuk diuji lebih lanjut.

"Tadi malam sudah kita ambil swap pasien, dan hari ini akan kita kirmkan ke Litbang Kemenkes (Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan), dan data-data kita sudah kirimkan ke PHE ONWJ," jelas dr Bangun, Senin (17/2/2020)..

Lebih lanjut ia menjelaskan hasil pengujian tersebut bisa tiga sampai empat hari. Penanganan sudah dilakukan pihak KKP beserta rekan-rekan dinkes mulai dari tindakan perujukan, sterilisasi ruangan sampai dengan penangan di RSUP.

"Jadi kalau di dalam tidak mengenal suspect, kita masukan dalam kriteria pengawasan karena dilihat dari gejalanya," katanya.

Tampak luar ruang isolasi pasien diduga terinfeksi corona di RSUP Ir Soekarno Hatta Babel
Tampak luar ruang isolasi pasien diduga terinfeksi corona di RSUP Ir Soekarno Hatta Babel (bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Dinkes Selalu Memantau dan Berikan Fasilitas Pelayanan

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung, Muhammad Henri mengatakan pihaknya melakukan pemantauan terhadap pasien tersebut.

"Kita melakukan pemantauan orang-orang terdekat, sebab saat pasien ini dirawat di Rumah Sakit Medika Stania (Sebelum dirujuk ke RSUP-red) ada satu orang lagi bersamaan dengannya di ruangan," ungkap Henri.

Dia mengatakan, pasien dan orang- orang terdekat dipantau, kemudian didata semua perawat yang merawatnya bahkan orang-orang yang berkunjung saat pasien tersebut dirawat.

Halaman
1234
Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved