Presiden Jokowi Tegaskan 8000 Titik Tambang Tanpa Izin di Seluruh Indonesia Untuk Ditutup

Presiden Jokowi Tegaskan 8000 Titik Tambang Tanpa Izin di Seluruh Indonesia Untuk Ditutup

Presiden Jokowi Tegaskan 8000 Titik Tambang Tanpa Izin di Seluruh Indonesia Untuk Ditutup
Via Tribunnews
Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan segera merealisasikan janji kampanye lewat program Kartu Pra-Kerja 

Presiden Jokowi Tegaskan 8000 Titik Tambang Tanpa Izin di Seluruh Indonesia Untuk Ditutup

BANGKAPOS.COM - Pemerintah akan menutup 8.000 titik tambang tanpa izin yang ada di seluruh Indonesia. Penutupan itu berdasarkan intruksi Presiden Joko Widodo.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, pemerintah akan menutup 8.000 titik tambang tanpa izin yang ada di seluruh Indonesia

Hal tersebut disampaikan Wapres Ma'ruf Amin dalam breakfast meeting yang digelar di Rumah Dinas Wapres, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (16/2/2020) bersama sejumlah menteri terkait.

"Ada 8.000 (titik tambang) tanpa izin, se-Indonesia. Jadi cukup banyak," ujar Ma'ruf usai pertemuan.

"Dari berbagai pembicaraan tadi, kesimpulan yaitu menindaklanjuti arahan Presiden tentang penutupan pertambangan tanpa izin," kata Ma'ruf Amin.

Ma'ruf mengatakan, penutupan titik-titik tambang tak berizin ini juga dilihat dari dampaknya.

Dampak itu mulai dari kerusakan lahan pasca=penambangan, bencana longsor, termasuk paparan merkuri yang mengakibatkan banyak masyarakat cacat atau lahir cacat.

"Ini semua harus kita atasi dan hadapi. Seluruh yang tak berizin harus ditutup. Prinsipnya itu," kata dia.

Ia mengatakan, sejauh ini baru ada 7.000 titik tambang yang memiliki izin.

Halaman
1234
Editor: zulkodri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved