Kesehatan

Jangan Takut Untuk Jatuh cinta, Ternyata Ada Manfaatnya, Mengurangi Stress Hingga Alergi

perubahan pertama dalam aktivitas otak dimulai pada seperlima detik setelah Anda kepincut.

Bangkapos.com
Ilustrasi 

Studi lain di University of California juga menunjukkan bahwa mereka yang rutin memeluk pasangannya cenderung jarang depresi dan cemas

Barikut bangkapos.com rangkum perubahan perubahan dalam otak dan tubuh seseorang saat sedang jatuh cinta, seperti dilansir Science Alert, dan tiberitakan Kompas.com. 

1. Menurunkan tekanan darah

Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi berbahaya yang dapat meningkatkan risiko serangan jantung, stroke dan gagal ginjal. Pengobatan dan perubahan gaya hidup seperti berolahraga dan makan sehat dapat mengendalikan atau mengurangi hipertensi.

Selain itu, studi juga menunjukkan bahwa jatuh cinta dapat menjadi cara alami untuk mengurangi tingkat tekanan darah.

Pada 2007, Departemen Layanan Kesehatan AS menerbitkan laporan yang membuktikan adanya hubungan antara pernikahan, umur panjang, dan kesehatan fisik.

Studi ini mengemukakan bahwa pasangan yang melakuka pernikahan memiliki tekanan darah yang lebih rendah dan risiko penyakit kardiovaskular berkurang.

Selain itu, American College of Cardiology juga pernah menerbitkan makalah tentang risiko penyakit kardiovaskular terhadap 3,5 juta peserta yang masih lajang, bercerai, atau janda.

Mereka menemukan, pasangan yang menikah di bawah usia 50 tahun cenderung memiliki risiko 12 persen lebih rendah terserang vaskular.

Sedangkan pasangan yang masih terikat dalam pernikahan sampai umur 51 hingga 60 tahun memiliki risiko 7 persen lebih rendah untuk terserang penyakit serupa daripada orang lain yang belum menikah.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Noordin
Editor: Evan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved