Mentalitas Jadi Bahan Evaluasi Tunggal Putra Usai Kejuaraan Asia 2020

Tim putra Indonesia memang sukses menjadi kampiun di Kejuaraan Beregu Asia 2020 di Filipina.

BADMINTON INDONESIA
Tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting saat melawan Ros Leonard Pedrosa pada Kejuaraan Beregu Asia 2020, di Rizal Memorial Coliseum, Manilla, Filipina, Jumat (14/2/2020). 

BANGKAPOS.COM - Tim putra Indonesia memang sukses menjadi kampiun di Kejuaraan Beregu Asia 2020 di Filipina.

Namun selama proses dari penyisihan hingga ke partai final, nampak beberapa hal perlu mendapat evaluasi dari tim pelatih.

Dan mentalitas kembali menjadi evaluasi tim bulu tangkis tunggal putra nasional Indonesia seusai mengikuti Kejuaraan Beregu Asia 2020 di Manila, Filipina, pekan lalu.

Hal ini disampaikan langsung oleh pelatih tunggal putra nasional Indonesia, Hendry Saputra, saat dihubungi BolaSport.com.

Nomor tunggal putra memang tampil kurang optimal saat tampil pada Kejuaraan Beregu Asia 2020.

Sorotan utama tertuju kepada Jonatan Christie yang cuma bisa sekali menyumbang poin kemenangan.

Padahal, status Jonatan ialah pemain tunggal putra terbaik kedua Tanah Air setelah Anthony Sinisuka Ginting.

Berbeda dengan Anthony yang selalu memenangi pertandingannya di Rizal Memorial Coliseum, Jonatan justru hanya mampu meraih satu kemenangan.

Hasil positif itu didapat Jonatan saat menghadapi pemain tuan rumah, Lanz Ralf Zafra, pada babak perempat final.

Atlet yang akrab disapa Jojo tersebut menang dengan skor 21-11, 21-14.

Halaman
1234
Editor: eltjandring
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved