Berita Pangkalpinang

Pengawasan Hari Kedua Pasien Asal Sungailiat Diduga Terinfeksi Virus Corona, Ini Kata Dokter

Terhitung memasuki hari kedua masa pengawasan satu pasien asal Sungailiat yang dirawat di Rumah Sakit Umum Provinsi Ir Soekarno Hatta Bangka Belitung

Pengawasan Hari Kedua Pasien Asal Sungailiat Diduga Terinfeksi Virus Corona, Ini Kata Dokter
Bangka Pos/ Resha Juhari
Petugas medis masuk ke ruang isolasi RSUD Ir Soekarno 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Terhitung memasuki hari kedua masa pengawasan satu pasien asal Sungailiat yang dirawat di Rumah Sakit Umum Provinsi Ir Soekarno Hatta Bangka Belitung yang diduga terinfeksi virus corona atau covit 19.

Awalnya ia dilarikan ke rumah sakit pada Minggu, (16/2/2020) lalu dalam kondisi sesak nafas, batuk dan saat diobservasi memiliki riwayat perjalanan ke Singapura.

Dokter Spesialis Paru Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Ir Soekarno Hatta Bangka Belitung, dr Liyah Giovana SpP menjelaskan perkembangan pasien yang sudah berusia 70 tahun ini.

"Untuk keadaan hari kedua ini pasien berangsur-angsur lebih membaik, awal masuk ia sesak, frekuensi nafas tinggi. Sekarang sudah normal," ungkap dr Liyah saat ditemui bangkapos.com di RSUP Ir Soekarno Hatta Bangka Belitung, Selasa (18/2/2020).

Selanjutnya, pemakaian oksigen yang awalnya 10 Liter sekarang perlahan diturunkan kuantitasnya.

"Pasien juga sudah bisa berkomunikasi, untuk tanda-tanda vital berangsur membaik," kata dr Liyah.

Selain itu, ia sendiri mengaku sudah dua kali masuk ke ruang isolasi untuk melakukan pengecekan.

Ia pun tidak mempermasalahkan saat harus kontak langsung di ruang isolasi, karena ia percaya APD yang digunakan dapat aman.

"Selain itu saya digantiin juga oleh dokter Meilano, spesialis penyakit dalam. Kita juga keterbatasan Alat Pelindung Diri (APD) dan kondisi pasien juga membaik," jelasnya.

dr Liyah juga mengatakan bahwa saat ini semua tim medis akademis cukup sibuk dibandingkan hari biasa dalam penanganan pasien tersebut.

"Kesibukannya kita terus pantau, setiap pergantian shif kita minta setiap pelaporan. Itu selalu diperbarui,"bebernya.

Ia berharap hasil dari pengujian swap pasien tersebut menunjukan hasil negatif sehingga masyarakat Bangka Belitung tak khawatir.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved