Berita Pangkalpinang

Tambang Ilegal Bikin Tempat Ibadah Hampir Roboh Ditertibkan Polres Pangkalpinang

Melihat lokasinya, Jadiman mengatakan sudah sebanyak tiga kali, Kepolisia melakukan upaya penertiban tambang ilegal di lokasi itu.

Bangkapos.com/Yuranda
Suasana penertiban tambang ilegal di kawasan Sungai Teluk Bayur, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Bukitintan, Pangkalpinang, oleh Polres Pangkalpinang, Selasa (18/2/2020). 

Lanjut Jadiman, setelah diberikan ultimatum sampai besok pagi dari Kepolisian, Kabag Ops berharap ada itikad baik dari pemilik tambang harus angkat kaki dari DAS tersebut atau lokasi itu.

Jika tidak diindahkan pihaknya kembali akan mengecek ke lokasi dan meminta untuk diseterilkan dari aktivitas tambang.

“Kami akan cek lagi besok, harus steril dan kosongkan. Kami juga sudah koordinasi dengan Sat Pol PP untuk sosialisasi. Di sini ada 9 unit, yang jelas tadi ada satu punya oknum TNI. Kalau masih bandel akan tindak. Selama ini kita selalu terpadu karena ada pengaduan kita tindak lanjut lagi untuk kecepatan,” katanya.

Di lokasi ada lima ponton tambang ilegal yang sedang beroperasi. Saat petugas datang para pekerja lari berhamburan melarikan diri.

Polisi kemudian memberikan imbauan dan peringatan terhadap penambang yang beraktivitas di kawasan DAS.

“Mereka beraktivitas dekat perumahan warga dan tempat ibadah. Untuk memberi efek jera kita juga memotong sejumlah tali dan selang kecil,” ucap Jadiman. (Bangkapos.com/Yuranda).

Penulis: Yuranda
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved