Berita Bangka Tengah

Tak Sampai Lima Jam, Polsek Koba Berhasil Bekuk Pelaku Pencurian Mesin Tempel Perahu

Kepolisian Polsek Koba berhasil meringkus dua orang komplotan tindak pidana pencurian dengan pemberatan berupa satu unit mesin tempel perahu

Tak Sampai Lima Jam, Polsek Koba Berhasil Bekuk Pelaku Pencurian Mesin Tempel Perahu
bangkapos.com/Muhammad Rizki
Press release oleh Polsek Koba, Rabu (19/2/2020), di Mapolsek Koba. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tak sampai lima jam, Kepolisian Polsek Koba berhasil meringkus dua orang komplotan tindak pidana pencurian dengan pemberatan berupa satu unit mesin tempel perahu merk Yamaha Enduro 40 PL warna hitam.

Menurut Kabag Ops Polres Bangka Tengah (Bateng) Kompol Andi Purwanto penangkapan ini berawal dari laporan warga atas nama Alexander (25) warga Pasar Pagi Kecamatan Sungai Selan, Kabupaten Bateng, yang kehilangan mesin tempel perahu miliknya yang ditaksir berharga Rp 40 juta, pada hari Minggu (16/2/2020) sekira pukul 10.00 WIB.

Mendapati mesin tempel miliknya hilang, Alexander melaporkan hal tersebut kepada pihak Kepolisian pada hari Selasa (18/2/2020) sekira pukul 09.00 WIB. Mendapati laporan tersebut pihak Kepolisian mulai melakukan penyelidikan.

Press release oleh Polsek Koba, Rabu (19/2/2020), di Mapolsek Koba.
Press release oleh Polsek Koba, Rabu (19/2/2020), di Mapolsek Koba. (bangkapos.com/Muhammad Rizki)

Dari hasil penyelidikan tersebut, pada hari yang sama pukul 13.40 WIB pihak kepolisian mendapatkan informasi jika pelaku sedang berada di sebuah pondok kosong Jl Lingkar Desa Nibung Kecamatan Koba, dan dibawah komando Kapolsek Koba AKP. Deddy Nuary anggota Res Intel langsung membekuk dua orang pelaku atas nama Ari Anggoro (26) tahun warga Desa Penyak dan pelaku atas nama T (18) yang masih berstatus sebagai pelajar tanpa ada perlawanan.

"Berdasarkan pengakuan pelaku, pihak polsek langsung menyisir ke pinggiran Desa Nibung untuk mencari barang bukti, yang disembunyikan pelaku di semak-semak," ujar Andi, Rabu (19/2) kepada awak media.

Berdasarkan keterangan pelaku, bahwa mereka baru pertama kali ini melakukan pencurian, pada saat kejadian pelaku menggunakan satu buah gergaji besi dan palu untuk melepaskan mesin tempel yang masih tertempel di perahu, dan satu orang pelaku lagi masih dalam status DPO dan sedang dilakukan proses pencarian oleh pihak kepolisian.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku pencurian ini terancam dikenakan Pasal 363 dengan hukuman maksimal 7 tahun penjara.

(Bangkapos.com/Muhammad Rizki)

Penulis: Muhammad Rizki
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved