VIDEO: Puluhan Tahun Wisata Pantai Pasir Padi Minim Perkembangan

Bukankah pemerintah harusnya sedang gencar mengembangkan dan beralih dari sektor tambang ke sektor pariwisata Bangka Belitung.

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Puluhan tahun pantai Pasir Padi yang harusnya menjadi icon Pangkalpinang itu kini terkesan begitu saja tanpa ada pengembangan atau perhatian khusus dari pemerintah kota.

Padahal pantai pasir padi merupakan satu-satunya pantai yang sangat dekat sekali aksesnya dari pusat kota Pangkalpinang, namun pantai dengan hamparan pasir putih itu hanya ramai dikunjungi masyarakat ketika hari Minggu saja.

Bukankah pemerintah harusnya sedang gencar mengembangkan dan beralih dari sektor tambang ke sektor pariwisata Bangka Belitung.

Namun sayang pantai pasir padi dengan struktur pantainya yang landai itu saat ini seperti tidak teruruskan, banyak sekali kawasan kumuh dipinggir pantai yang menambah ketidak indahan pemandangan di pasir padi.

Pantai Pasir Padi terletak di kelurahan Air Itam, sekitar 8 km dari pusat kota Pangkalpinang, yang merupakan kawasan pariwisata potensial di kota Pangkalpinang.

Sepanjang pinggir pantai hanya dipenuhi pedagang yang berjualan es kelapa, jagung bakar, bakso, hingga kopi saja, tidak ada yang begitu istimewa.

Hanya saja sejak beberapa tahun terakhir pasir padi bay mulai dikembangkan diujung pantai, masuk juga minimarket alfamart dan indomart. Namun itupun hanya berdampak sedikit saja, pasir padi bay terlihat sepi pengunjung dihari biasa.

Lis (45) Warga Temberan satu diantara pedagang pinggir pantai pasir padi mengaku dirinya sudah berjualan sejak dua puluh tahun, dengan menjual es kelapa dan bakso.

"Dua puluh tahun jualan ini lah, karena memang dekat dari rumah, kalau hanya ngandalin hari biasa sepi banget hanya dapet puluhan ribu kadang 50 aja tidak sampai," ungkapnya saat ditemui Bangkapos.com, Rabu(19/02/2020).

Dia mengatakan, jika dihari Minggu omset jualannya dipinggir pantai bisa mengahasilakan satu juta lebih persatu harinya.

"Cuma ngandalin hari minggu itu lah, dari dulu memang gitu pantai ini hari biasa sepi dihari Minggu baru ramai," ujarnya

Berdasarkan pantauan Bangkapos.com hanya tersisa dua restoran seafood saja dipinggir pantai pasir padi yaitu aroma laut dan biru laut, selebihnyabhanya diisi oleh pedagang bakso, dan makanan ringan lainnya.

Padahal jika dikembangkan dengan baik pantai pasir tak kalah indah dengan pangai Kuta di Bali sebab kontur pasir yang padat sehingga pantai pasir padi nyaman untuk dilalui dengan jalan kaki bahkan dapat dilalui oleh kendaraan bermotor baik roda dua, dan roda empat. (Bangkapos.com/Cr2/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Tomi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved