Berita Sungailiat

Jumlah Pelatihan Surat Keterangan Kecakapan 60 Mil & Sertifikat BST bagi Nelayan Babel Akan Ditambah

Dia mengatakan, keselamatan awak kapal atau nelayan dan pencegahan tubrukan di laut adalah sesuatu yang harus dikendalikan.

bangkapos.com / Edwardi
Wakil Bupati Bangka Syahbudin membuka kegiatan Sosialisasi Kesehatan Awak Kapal Perikanan dan Pencegahan Tubrukan di Laut yang dilaksanakan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat di Balai Pertemuan Nelayan PPN Sungailiat, Kamis (20/02/2020) Edw 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat, Anamto Fani menilaikegiatan Sosialisasi Keselamatan Awak Kapal Perikanan dan Pencegahan Tubrukan di Laut  penting dilakukan.

Dia mengatakan, keselamatan awak kapal atau nelayan dan pencegahan tubrukan di laut adalah sesuatu yang harus dikendalikan.

"Sebelumnya di sini sudah dilakukan pelatihan SKK 60 mil dan BST KLM bagi para pelaku usaha penangkapan ikan yang ada di kawasan PPN Sungailiat ini," kata Anamto Fani yang baru menjabat sekitar dua bulan sebagai Kepala PPN Sungailiat , Kamis (20/02/2020).

Ditambahkannya, dalam kegiatan ini didatangkan banyak narasumber yang akan memberikan sosialisasi, seperti dari Kepala KSOP Pangkal Balam, Lokal Radio yang juga unsur terpenting dalam pencegahan kecelakaan di laut, Kasubdit Perikanan Pelabuhan Samudera mewakili Direktur Pelabuhan KKP RI, BPJS Ketenagakerjaan, dan lainnya

"Kita harapkan kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi kita semuanya dan bersyukur Kepala KSOP Pangkal Balam sudah membantu para nelayan untuk mendapatkan SKK 60 mil dan SK BST KLM , ke depan akan ditambah lagi jumlahnya sebanyak 2000 dan gratis," ungkapnya.

Diakuinya kendala saat ini adalah masih susah untuk mengajak para pelaku usaha perikanan tangkap untuk mengikutinya karena masih kurangnya kesadaran mengenai hal ini.

" Kita baru bisa mengadakan untuk satu angkatan itu sebanyak 200 orang , mudah-mudahan ke depan kesadaran soal ini menjadi lebih baik" harapnya.

Ditambahkannya, selain soal ketaatan memenuhi perizinan, juga yang penting soal asuransi sebagai bentuk proteksi apabila ada kejadian kecelakaan di laut.

" Kita mengajak BPJS untuk merencanakan asuransi bagi nelayan, preminya per bulan cukup murah Rp 16.800 per bulan untuk mengcover kejadian kecelakaan di laut," jelasnya.

PPN Sungailiat Gelar Sosialisasi  

Halaman
12
Penulis: edwardi
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved