Berita Sungailiat

PPN Sungailiat Gelar Sosialisasi Keselamatan Awak Kapal Perikanan dan Pencegahan Tubrukan di Laut

Ada pula penyerahan Surat Keterangan Kecakapan (SKK) 30 dan 60 mil, Sertifikat Keterampilan BST KLM dan Buku Pelaut kepada perwakilan nelayan.

bangkapos.com / Edwardi
Wakil Bupati Bangka Syahbudin membuka kegiatan Sosialisasi Kesehatan Awak Kapal Perikanan dan Pencegahan Tubrukan di Laut yang dilaksanakan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat di Balai Pertemuan Nelayan PPN Sungailiat, Kamis (20/02/2020) Edw 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat Sosialisasi Kesehatan Awak Kapal Perikanan dan Pencegahan Tubrukan di Laut yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Nelayan PPN Sungailiat, Kamis (20/02/2020).

Wakil Bupati Bangka Syahbudin hadir membuka sosialisasi ini. 

Kegiatan ini dihadiri Direktur Kepelabuhan KKP RI Sigit, Kepala DKP Babel, Kepala Dinas Perikanan Bangka H Ahmad Sapran, para kepala OPD dan pejabat terkait di lingkungan Pemkab Bangka, Kepala PPN Sungailiat Ananto Fani, Kepala KSOP Pangkal Balam Izhar , para nelayan dan tamu undangan lainnya.

Dalam kegiatan ini diserahkan juga secara simbolis Surat Keterangan Kecakapan (SKK) 30 dan 60 mil, Sertifikat Keterampilan Basic Safety Training (BST) KLM dan Buku Pelaut kepada perwakilan nelayan.

Najwa Shihab Tantang Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, dan Anies Baswedan Bermain Tik Tok, Ini Susah

Wakil Bupati Bangka, Syahbudin mengatakan atas nama Pemkab Bangka mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada otoritas KSOP Pangkal Balam dan PPN Sungailiat yang telah menyelenggarakan pelatihan sertifikasi SKK 30 dan 60 mil dan BST KLM bagi nelayan di Kabupaten Bangka

"Pengembangan dalam pembangunan sektor perikanan tidak hanya terpaku pada infrastruktur saja, akan tetapi kualitas sumber daya manusia nelayan juga harus ditingkatkan," kata Syahbudin.

Dilanjutkannya, melalui pelatihan SKK ini merupakan pembekalan bagi nahkoda kapal tentang penerapan hukum laut dan juga keselamatan pelayaran karena nahkoda bertanggungjawab penuh terhadap kapal dan muatan yang ada di dalamnya selama melakukan pelayaran dan penangkapan ikan.

"Tentunya kami selaku pemerintan daerah berharap hendaknya sertifikat yang telah diperoleh tersebut dapat digunakan sebagai bekal untuk membangun masa depan yang lebih baik," harapnya (Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved