Berita Sungailiat

Tahun Ini 1000 Buku Pelaut dari KKP RI untuk Nelayan Bangka Belitung

Buku Pelaut untuk nelayan berwana merah sedangkan Buku Pelaut untuk awak kapal niaga berwarna hijau.

Tahun Ini 1000 Buku Pelaut dari KKP RI untuk Nelayan Bangka Belitung
bangkapos.com / Edwardi
Kepala KSOP Pangkal Balam Pangkalpinang, Izuar menyerahkan secara simbolis Buku Pelaut kepada perwakilan nelayan. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala KSOP Pangkal Balam Pangkalpinang, Izuar mengatakan pihaknya tahun ini mendapatkan sebanyak 1000 Buku Pelaut dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI untuk para nelayan di Bangka Belitung.

" Buku Pelaut ini merupakan buku identitas sebagai pelaut, siapa tau ada nelayan kita yang hanyut sampai ke Australia maka yang ditanyakan adalah Buku Pelaut sebagai identitas bagi nelayan itu," kata Izuar saat Sosialisasi Keselamatan Awak Kapal Perikanan dan Pencegahan Tubrukan di Laut di Balai Pertemuan Nelayan PPN Sungailiat, Kamis (20/02/2020).

Ditambahkannya, semula untuk nelayan Babel ini hanya ada program SKK 60 Mil dan SK BST KLM , namun setelah menghadap Dirjen di KKP RI akhirnya diberikan juga 1000 Buku Pelaut.

" Jadi nanti Buku Pelaut ini juga akan diberikan kepada para nelayan di Kabupaten Bangka, saya juga sudah MoU untuk tahun ini kita juga mendapatkan 2.000 SKK 60 Mil.," kata Izuar.

Jumlah Pelatihan Surat Keterangan Kecakapan 60 Mil & Sertifikat BST bagi Nelayan Babel Akan Ditambah

PPN Sungailiat Gelar Sosialisasi Keselamatan Awak Kapal Perikanan dan Pencegahan Tubrukan di Laut

Dijelaskannya, SKK 60 Mil ini berfungsi sebagai SIM bagi para nelayan agar tidak ditangkap oleh aparat terkait pada saat mengkap ikan di laut.

"Kedepannya kami juga akan memrogramkan BST bagi kapal niaga, untuk kapal-kapal di Pelabuhan Pangkal Balam semuanya sudah memiliki BST dan Buku Pelaut. Pembuatan Buku Pelaut secara online juga sudah bisa mengajukan secara online sehingga para pelaut tidak perlu lagi membuat Buku Pelaut di Palembang dan Jambi atau Sunda Kelapa Jakarta, sebab di Pangkal Balam juga sudah bisa karena sudah memiliki alat seperti membuat SIM jadi tinggal difoto langsung keluar Buku Pelaut nya," jelas Izhar.

Dijelaskannya, Buku Pelaut untuk nelayan berwana merah sedangkan Buku Pelaut untuk awak kapal niaga berwarna hijau. (bangkapos.com / Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved