Lapak PKL Dibongkar

BREAKING NEWS: Satpol PP Pangkalpinang Bongkar Lapak Pedagang di Trotoar

Satuan Polisi Pamong Praja Pangkalpinang bongkar lapak-lapak pedagang yang berjualan di atas trotoar Kelurahan Rawabangun

BREAKING NEWS: Satpol PP Pangkalpinang Bongkar Lapak Pedagang di Trotoar
Bangkapos.com/Ira Kurniati
Satuan Polisi Pamong Praja Pangkalpinang bongkar lapak-lapak pedagang yang berjualan di atas trotoar Kelurahan Rawabangun, Kecamatan Tamansari, Jumat (21/2/2020). 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Satuan Polisi Pamong Praja Pangkalpinang bongkar lapak-lapak pedagang yang berjualan di atas trotoar Kelurahan Rawabangun, Kecamatan Tamansari, Jumat (21/2/2020).

Selain bangunan semi permanen, personel juga membongkar kepingan papan-papan yang dipasang pedagang di atas parit, sebagai tempat menaruh gerobak dagangan.

Salah seorang pedagang, Indah, yang lapaknya turut menjadi penertiban, mengungkapkan, dirinya memang sudah ingin membongkar secara mandiri bangunan yang biasa digunakan di atas trotoar tersebut.

Sayangnya, belum sempat mengerjakan itu, petugas keburu datang dan langsung membongkar lapak yang sudah didirikan Indah sejak tiga tahun lalu.

"Niatnya memang mau hari ini bongkar. Cuma nunggu kakak saya belum datang juga. Rupanya petugas sudah mulai penertiban pagi ini. Ya kami terima saja, kami mengerti memang itu aturan kan. Yang dibongkar pun cuma bangunan saja, tidak merusak kok," ungkap Indah disela-sela membersihkan peralatan warungnya.

Menurut Indah, sebelum penertiban ini, pihak kelurahan sudah memyampaikan surat himbauan dan peringatan kepada sejumlah pedagang yang berada di kawasan ini.

Diakuinya, sebagai masyarakat memang harus tunduk pada Peraturan Daerah. Indah tidak ingin sampai dirinya membangkang setelah disurati oleh pemerintah.

"Kami ikut saja dan dengan cara seperti ini kami terima. Caranya sudah baik, Lewat surat dulu, disampaikan secara lisan, tidak hanya langsung bongkar-bongkar," katanya.

Setelah ini, penjual makanan ringan itu harus memikirkan dimana lokasi strategis untuk berjualan sehingga tidak melanggar aturan kembali dan tetap berpeluang. "Belum tahu, masih mikir dimana lokasi yang tepat," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pangkalpinang, Susanto, mengatakan, pihaknya menggandeng kelurahan setempat untuk melakukan sosialisasi dan penyampaian surat teguran.

Halaman
12
Penulis: Ira Kurniati
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved