Berita Pangkalpinang

Perbaiki Program LLAJ, Begini Langkah Konkret yang dilakukan Dinas Perhubungan Bangka Belitung

Dinas Perhubungan Bangka Belitung melakukan berbagai upaya konkret, untuk memperbaiki penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ)

Perbaiki Program LLAJ, Begini Langkah Konkret yang dilakukan Dinas Perhubungan Bangka Belitung
Bangkapos.com/Riki Pratama
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bangka Belitung, KA Tajudin. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Dinas Perhubungan Bangka Belitung melakukan berbagai upaya konkret, untuk memperbaiki penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ)  

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, KA Tajudin, menjelaskan berbagai upaya memperbaiki penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ) sudah dilakukan.

Seperti langkah konkret yang aplikatif perlu diwujudkan dalam memberikan pelayanan LLAJ kepada masyarakat.

Menurut Tajudin, LLAJ sudah diatur dengan UU Nomor 22 Tahun 2009. Pengaturan ini karena penyelenggaraan LLAJ memiliki ruang lingkup luas dan melibatkan banyak pihak, sehingga persoalan yang menyangkut LLAJ menjadi tanggung jawab bersama.

"Seluruh instansi terkait dapat terus membangun dan memelihara komunikasi, dikembangkan, untuk terus bekerja sama dalam mengemban tugas memberikan pelayanan transportasi yang terbaik bagi masyarakat," kata KA Tajudin, Jumat (21/2/2020).

Hal tersebut, kata Tajudin juga disampaikan saat membuka Diskusi Forum LLAJ Babel, di Sahid Bangka Hotel Pangkalpinang, Kamis, (20/2/ 2020).

Menurutnya sinergitas tersebut, harus dapat dirumuskan melalui solusi untuk mencapai langkah kongkrit mengatasi berbagai persoalan di bidang LLAJ.

"Jumlah permasalahan lalu lintas seperti tindak pelanggaran, kemacetan hingga polusi masih terus bertambah. Pemerintah melalui Forum LLAJ terus berusaha mewujudkan pelayanan untuk mengatasi berbagai persoalan tersebut," jelas Tajudin.

Ia menjelaskan, meskipun sudah ada yang mengatur, jumlah permasalahan lalu lintas masih terus bertambah seperti pelanggaran lalu lintas, kemacetan, polusi dan lain-lain.

"Sebab itu para stakeholders yang bertanggung jawab harus saling berkolaborasi untuk bersama-sama menyelesaikan persoalan LLAJ. Dengan adanya koordinasi Forum LLAJ ini berdasarkan PP Nomor 37 Tahun 2011 diharapkan sinergitas antar stakeholders semakin meningkat. Karena didalam PP tersebut telah diatur pembagian urusan dalam bidang LLAJ," harapnya.

Dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas, menurut Tajudin, terdapat tiga elemen yang menjadi fokus utama, yakni sarana dan prasarana jalan, penertiban pemberian izin kepada pengusaha angkutan, serta pelaksanaan lalu lintas yang berkeselamatan. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved