Motogp 2020

Kasus Doping Belum Selesai, Iannone Cuma Boleh Pegang Motor meski Hadiri Peluncuran Tim Aprilia

Sanksi larangan berlomba tidak menghentikan Andrea Iannone turut serta dalam peluncuran tim Aprilia Gresini untuk MotoGP 2020.

Editor: khamelia
TWITTER.COM/APRILIAOFFICIAL
Dari kiri: Andrea Iannone, Bradley Smith (test rider), dan Aleix Espargaro, menjadi anggota skuad tim Aprilia Gresini pada MotoGP 2020. 

BANGKAPOS.COM - Sanksi larangan berlomba tidak menghentikan Andrea Iannone turut serta dalam peluncuran tim Aprilia Gresini untuk MotoGP 2020.

Aprilia Gresini secara resmi memperkenalkan amunisi barunya untuk MotoGP 2020 pada Jumat (21/2/2020) di Sirkuit Internasional Losail, Qatar.

Motor baru RS-GP 2020 akhirnya hadir dalam balutan livery Aprilia setelah tampil serba-hitam dalam tes pramusim sebelumnya di Sepang, Malaysia, 7-9 Februari.

Livery Aprilia hampir sama. Kendati RS-GP 2020 mendapat pembaruan secara menyeluruh, tampilan luarnya akan sama seperti pendahulunya.

Terlepas dari tampilan yang tidak berubah, Aprilia sukses memberikan suntikan motivasi kepada pembalapnya berkat peningkatan besar pada seluruh bagian RS-GP.

"Motornya sungguh berbeda! Saya lebih termotivasi dan lebih optimistis daripada sebelumnya," kata Aleix Espargaro, dilansir BolaSport.com dari laman MotoGP.

RS-GP bukan satu-satunya pusat perhatian dalam peluncuran tim Aprilia Gresini. Pembalap lain, Andrea Iannone, juga demikian.

Pasalnya, Iannone tetap hadir dalam perkenalan tim meski belum menuntaskan kasus doping yang menjeratnya pada Desember 2019.

Sebagai informasi, kasus doping membuat Iannone dilarang tampil dalam ajang balap. Dia terancam mendapat sanksi terberat, yakni skors selama empat tahun. 

Kubu Iannone percaya diri dapat terbebas dari hukuman setelah membawa pembelaan dengan hasil uji rambut yang diklaim lebih akurat daripada tes urine.

Uji rambut menunjukkan rider asal Vasto itu bebas dari zat terlarang sebelum sampel urinenya diambil selepas balapan GP Malaysia pada November silam.

Malang bagi Iannone, proses peradilan yang berlangsung sejak awal Februari menemui jalan buntu setelah jaksa penuntut umum meminta waktu untuk memberikan sanggahan.

Sementara Aleix Espargaro menggeber RS-GP dalam tes pramusim MotoGP di Losail mulai Sabtu (22/2/2020) ini, Iannone akhirnya hanya bisa menonton.

Iannone sendiri memilih tutup mulut dengan masalah yang dihadapinya. Dia hanya mengaku tidak sabar untuk segera menyusul rekannya mengaspal dengan tunggangan baru.

"Habitat saya bukan di ruang pengadilan tetapi di lintasan," ucap Iannone, dilansei BolaSport.com dari Corse di Moto.

"Saya berlatih setiap hari, jadi saya siap saat waktunya tiba," ujar pemenang satu balapan di kelas utama MotoGP tersebut.

Posisi Iannone dalam tes pramusim akan digantikan oleh pembalap penguji Aprilia, Bradley Smith.

Tes pramusim MotoGP di Qatar akan digelar pada 22-24 Februari dan menjadi ajang uji coba terakhir sebelum kejuaraan dimulai pada 8 Maret.

artikel ini telah tayang di BolaSport.com

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved