Kriminalitas

Gara-Gara Tak Diberi Miras, Perly Dilukai Dua Pemuda Tak Dikenalnya dengan Pedang

Dua lelaki, Amri (26) dan F (17) berhasil diringkus Satreskrim Polres Beltim setelah melukai seorang pemuda dengan menggunakan pedang

Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Pelaku pembacokan saat berada di dalam sel tahanan Mapolres Beltim. 

BANGKAPOS.COM-- Dua lelaki, Amri (26) dan F (17) berhasil diringkus Satreskrim Polres Beltim setelah melukai seorang pemuda dengan menggunakan pedang di depan Stadion Belitung Timur Pelangi (BTP), Sukamandi, Minggu (23/2) sekitar pukul 01.30 WIB dini hari.

Awalnya kedua pelaku meminta minuman keras kepada seorang pemuda didekatnya saat nongkrong di iTaman Kota Manggar.

Kasat Reskrim Polres Beltim AKP Ghalih Widyo Nugroho melalui Kanit Pidum Bripka Heri Iskandar mengatakan saat itu pelaku ingin meminta minuman kepada pemuda di sebelahnya.

Pengungkapan Perampokan Toko Emas Terkendala Tak Adanya CCTV, 2 Kg Perhiasan Raib, Korban Dibacok

"Pemuda itu merasa tidak terima dengan cara meminta si pelaku karena sebelumnya memang mereka tidak saling kenal," ungkap Heri kepada posbelitung, Senin (24/2).

Heri menceritakan sesaat setelah diminta pelaku menantang berkelahi korban. Teman korban yang terpengaruh dengan alkohol meladeni tantangan si pelaku.

Merasa Terganggu, Kakek Ini Nekat Bacok Dua Tetangganya Ibu dan Anak Gunakan Parang Karatan

Setelah merasa diladeni, Amri pulang ke rumahnya untuk mengambil pedang. Sedangkan korban dan temannya sudah pindah tongkrongan ke Stadion BTP, Damar. Tak lama kemudian pelaku menyusul ke stadion dan langsung mengeluarkan pedangnya.

"Korban sempat dipukuli terlebih dahulu dan saat ingin menyelamatkan diri langsung dipedang dan mengenai jidat korban. Sedangkan temannya dua orang lainnya berhasil menyelamatkan diri," terang Heri.

NIAT Tolong Istri Tetangga yang Teriak Minta Tolong, Wanita Satu Ini Malah Jadi Korban Pembacokan

Barang bukti yang diamankan yakni sebilah pedang dan pelaku saat ini sudah berada di Rutan Polres Beltim. Pelaku akan diancam dengan pasal 170 ayat (1) atau pasal 351 ayat (1) juncto 55.

"Namun, pelaku hanya ada satu orang karena yang membacok cuma satu, satunya hanya ninju saja. Kebetulan juga masih di bawah umur jadi masih bisa dapat pasal perlindungan anak. Pelaku Amri akan diancam hukuman selama tujuh tahun penjara," kata Heri.

Luka Ringan
Perly (27) korban pembacokan langsung dilarikan ke UGD RSUD Beltim sesaat setelah melapor ke Polres Belitung Timur.

Di sana ia langsung ditangani oleh dr Ameltia Utomo. Ia mengatakan luka yang dialami oleh Perly adalah luka ringan.

"Kami belum bisa memastikan luka itu seberapa dalam karena saat ingin dirontgen yang bersangkutan bilang nanti dulu. Soalnya keluarganya tidak ada di sini," kata Ameltia saat dihubungi Posbelitung, Senin.

BERMIMPI Dililit Ular hingga Ngaku Tak Sadar Bacok Suami Berkali-kali Saat Tidur, Begini Kisahnya

dr Ameltia mengatakan memang saat datang tensi korban pembacokan ini agak tinggi. Namun tidak memengaruhi kesadarannya.

Pihaknya hanya membersihkan luka di kening Perly lalu menjahitnya. Ia pun langsung dibolehkan pulang alias tidak perlu mendapat perawatan lebih lanjut. (Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)

Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved