Digugat Rp 9,5 Miliar Karena Hak Cipta, Begini Komentar Manajemen Gen Halilintar

Diketahui, keluarga Gen Halilintar digugat secara perdata oleh perusahaan rekaman Nagaswara Record terkait dugaan pelanggaran hak cipta

Instagram/genhalilintar Verified
keluarga gen halilintar 

BANGKAPOS.COM -  Senin (24/2/2020) keluarga Gen Halilintar menghadiri gugatan dugaan pelanggaran hak cipta senilai Rp 9,5 miliar.

Sebelum menghadiri sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, keluarga yang memiliki 11 orang ini memilih untuk makan bersama di sebuah restoran.

Hal ini terungkap dari Instagram Story kuasa hukum keluarga, Sunan Kalijaga.

Diketahui, keluarga Gen Halilintar digugat secara perdata oleh perusahaan rekaman Nagaswara Record terkait dugaan pelanggaran hak cipta.

Kasus perdata antara perusahaan rekaman Nagaswara dan Gen Halilintar ini terjadi sejak tahun 2018 lalu.

Bermula dari keluarga Gen Halilintar yang meng-cover musik dari lagu Siti Badriah yang berjudul 'Lagu Syantik'.

Selain itu, pihak Gen Halilintar juga disebut mengubah lirik dari lagu yang dipopulerkan oleh Siti Badriah.

Dengan alasan pelanggaran hak cipta tersebut, pihak Nagaswara menempuh upaya hukum dengan menggugat pihak Gen Halilintar dengan total hampir Rp 9,5 miliar.

Gugatan tersebut tercatat di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan nomor 82/Pdt.Sus-Hak Cipta/2019/PN.Niaga.Jkt.Pst.

Dilansir dari Kompas.com, Manajemen Gen Halilintar, Jejen Jaenudin pun memberikan penjelasan mengenai kronologi Gen Halilintar mengcover lagu yang dipopulerkan Siti Badriah.

Halaman
123
Editor: zulkodri
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved