Breaking News:

Guru SD Ditangkap Karena Kasus Penculikan Anak, Dibawa ke Pulau Jawa, Modusnya Diajak Hijrah

Setelah menanti selama 11 hari, Imam Ayatullah (39) akhirnya kembali dipertemukan dengan anaknya TYF (12) yang dilaporkan jadi korban penculikan.

Surya/ Doni Prasetyo
Zulkifli Alfujari (26 tahun) guru SD warga Desa Sukamaju, Kecamatan Plangkat Tinggi, Kabupaten Musi Banguasin, Sumatera Selatan setelah ditangkap tim reskrim Polres Magetan di Temboro, Karas, Magetan, Minggu (23/2/2020). 

Guru SD Ditangkap Karena Kasus Penculikan Anak, Dibawa ke Pulau Jawa, Saat Ditangkap Didapati 14 Penumpang Lainnya

BANGKAPOS.COM - Seorang guru SD diciduk polisi karenda diduga telah melakukan pencurian anak.

Guru SD ini menggunakan modus diajak untuk hijrah lalu dibawa hingga ke Pulau Jawa.

Dia ditangkap saat berada di dalam mobil bersama belasan penumpang.

Guru SD ini adalah seorang guru di Muba, Provinsi Sumatera Selatan.

Dilangsir dari TribunSumsel.com, setelah menanti selama 11 hari, Imam Ayatullah (39) akhirnya kembali dipertemukan dengan anaknya TYF (12) yang dilaporkan jadi korban penculikan.

TYF warga Dusun IV, Desa Sukamaju, Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Muba sempat dilaporkan hilang.

Imam Ayatullah mendapati sang anak berada di sebuah di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan bersama Zulkifli Alfujari, seorang guru SD asal Muba yang diduga pelaku penculikan.

Imam Ayatullah menceritakan, anaknya menghilang pada Selasa (11/2/2020).

Terakhir kali, Imam mengetahui anaknya pamit ingin salat Magrib di Masjid terdekat dari rumahnya.

Halaman
1234
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved