PEMBINA Pramuka SMPN 1 Turi Akhirnya Ungkap Alasan Gelar Susur Sungai, Kegiatan Berakhir Tragis

IYA yang merupakan guru olahraga di SMP itu mengatakan, sebelum susur Sungai Sempor berlangsung cuaca di lokasi masih cerah dan arus sungai juga tidak

PEMBINA Pramuka SMPN 1 Turi Akhirnya Ungkap Alasan Gelar Susur Sungai, Kegiatan Berakhir Tragis
dok BNPB
Sebagian siswa SMP Negeri 1 Turi Sleman, Yogyakarta, yang selamat dari terjangan aliran sungai yang deras saat melakukan kegiatan Pramuka susur sungai di Sungai Sempor, Jumat (21/2/2020).(dok BNPB) 

PEMBINA Pramuka SMPN 1 Turi Akhirnya Ungkap Alasan Gelar Susur Sungai, Kegiatan Berakhir Tragis

BANGKAPOS.COM, YOGYAKARTA - Pembina Pramuka SMP Negeri 1 Turi berinisial IYA membeberkan alasan tetap menggelar kegiatan susur sungai, padahal kawasan Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, masih dalam musim hujan.

IYA yang merupakan guru olahraga di SMP itu mengatakan, sebelum susur Sungai Sempor berlangsung cuaca di lokasi masih cerah dan arus sungai juga tidak deras.

"Karena cuaca belum seperti pas kejadian," ujar IYA saat jumpa pers di Mapolres Sleman, Selasa (25/02/2020).

Pada Jumat (21/02/2020) sekitar 13.15 WIB, IYA menyiapkan para peserta susur sungai yang berjumlah 249 siswa.

Saat berangkat, menurutnya kondisi cuaca masih belum hujan.

"Saya mengikuti, Saya cek sungai di atasnya, di jembatan itu juga airnya tidak deras, landai," ungkapnya.

IYA lantas kembali ke titik awal susur sungai.

Di lokasi itu, dia mengatakan sudah ada pembina Pramuka lain yang biasa menyusuri Sungai Sempor.

"Sehingga Saya juga yakin aja tidak akan terjadi apa-apa," tegasnya.

Halaman
12
Editor: teddymalaka
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved