Berita Bangka Barat

Samudera Dibacok Hingga Tak Sadarkan Diri, Dua Pelaku Berhasil Ditangkap Polisi

Tiba-tiba datang 2 orang tak dikenal langsung memukul menggunakan kayu ke punggung korban. dan juga membacok menggunakan parang ke arah kepala korban

Samudera Dibacok Hingga Tak Sadarkan Diri, Dua Pelaku Berhasil Ditangkap Polisi
Bangkapos.com/Ramandha
Kedua pelaku sesaat setelah diamankan Jajaran Polsek Simpang Teritip yang dibantu Tim Opsnal Polres Babar 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Polsek Simpang Teritip berhasil menangkap dua pelaku penganiayaan, Nandi (19) dan As (16), warga Desa Ibul, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Senin (24/2) sekira pukul 10.30 WIB.

Dua pria ini mengeroyok dan menganiaya Samudera Bin Roli (19), Buruh harian asal Desa Pangek, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat (Babar), Minggu, (23/2/2020) pukul 18.30 WIB. di Pantai Dusun Tungau, Desa Simpang Gong, Kecamatan Simpang Teritip.

Peristiwa terjadi berawal saat korban hendak pulang bersama teman-temannya.

Tiba-tiba datang 2 orang tak dikenal langsung memukul menggunakan kayu ke punggung korban.

Tak hanya itu, pelaku juga membacok korban dengan menggunakan parang bagian kepala.

Akibatnya korban Samudera mengalami 3 luka robek di bagian kepapa sebelah kiri dan kanannya.

Atas kejadian pemukulan dan luka yang terjadi Samudera tak sadarkan diri.

"Lalu kemudian pelaku pergi meninggalkan korban. Korban sadar setelah dibantu warga. Tak lama kemudian anggota datang yang langsung membawa korban ke Puskesmas Simpang Teritip untuk dilakukan Visum yang selanjutnya membuat laporan di Polsek Simpang Teritip," jelas Kapolres Babar, AKBP Muhammad Adenan.

Selanjutnya, di hari Senin (24/2) sekira pukul 10.30 WIB, jajaran mendapatkan informasi bahwa pelaku Fe dan As berada di Kecamatan Simpang Teritip.

Tak lama berselang, anggota unit Reskrim Polsek Simpang Teritip yang dibantu oleh Tim Opsnal Polres Babar, akhirnya dapat mengamankan para pelaku.

"Kedua pelaku, Fe dan Sa langsung dibawa dan diamankan di Polres Bangka Barat untuk proses lebih lanjut," ungkap Kapolres.

Imbauan juga diberikan Kapolres Babar ini kepada para orang tua, khususnya yang ada di Kabupaten Baber, agar lebih dapat mengawasi pergaulan sang anak.

"Ini dikarenakan kasus-kasus sejenis tersebut hingga saat ini masih banyak didominasi oleh anak- anak yang berumur remaja," pungkasnya. (Bangkapos.com/Ramandha)

Penulis: Ramandha
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved