Chelsea vs Bayern Muenchen, Cerita Mourinho "Bersembunyi" di Keranjang Cucian

Laga Chelsea kontra Bayern Muenchen menyimpan kenangan unik bagi para fan The Blues.

Chelsea vs Bayern Muenchen, Cerita Mourinho
AFP/JIM WATSON
Jose Mourinho dan Frank Lampard merayakan kemenangan Chelsea atas Barcelona pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stamford Bridge, London, pada 8 Maret 2005. 

BANGKAPOS.COM - Laga Chelsea kontra Bayern Muenchen menyimpan kenangan unik bagi para fan The Blues.

Pertemuan kedua tim pada perempat final Liga Champions 2004-2005 bukan hanya panas tetapi juga menjadi terkenal karena aksi nyeleneh Jose Mourinho.

UEFA menjatuhi Jose Mourinho hukuman dua laga dari mendampingi tim, skorsing ini meliput kedua leg partai Chelsea vs Bayern Muenchen di babak perempat final.

Hukuman tersebut diberikan setelah Jose Mourinho mengklaim pelatih Barcelona, Frank RIjkaard, memasuki ruang ganti wasit Andres Frisk pada tengah babak laga leg pertama babak 16 besar di Barcelona.

Ketika itu, Didier Drogba mendapat kartu merah dan Chelsea kebobolan dua kali setelah turun minum.

Jose Mourinho harus menjalani hukuman di mana ia tidak boleh menghubungi tim sebelum, selama, dan setelah pertandingan dua leg tersebut.

Namun, Mourinho edisi 2005 tidak terima begitu saja hukuman UEFA.

Ia mencari solusi yang mungkin tak terpikirkan bagi manajer lain pada waktu itu.

Pada malam pertandingan leg pertama, 12 April 2005, Mourinho diyakini menonton laga kontra Bayern Muenchen di sebuah pusat kebugaran di sebelah Stamford Bridge.

Akan tetapi, malam tersebut berubah mencurigakan setelah asisten wasit Rui Faria memakai tutup kepala model beanie yang menutupi telinganya.

Halaman
123
Editor: suhendri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved