Berita Pangkalpinang

Dosen Fakultas Hukum UBB Nilai Penarikan Kendaraan Bermotor Secara Sepihak Tidak Sepenuhnya Salah

Menurut Darwance, konflik antara kedua belah pihak pun kemudian terjadi, apabila barang yang dijadikan sebagai objek jaminan adalah motor.

Dosen Fakultas Hukum UBB Nilai Penarikan Kendaraan Bermotor Secara Sepihak Tidak Sepenuhnya Salah
Dok/Darwance
Darwance, Dosen Fakultas Hukum UBB.

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Dosen Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung (UBB) Darwance, menanggapi dari sisi hukum terkait keterlibatan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dalam masalah pencurian motor kreditan PT Bussan Auto Finance.

Deny Riyadi  (50) ditangkap Tim Opsnal Polres Pangkalpinang di Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (25/2/2020) pukul 15.30 sore.

Deny Riyadi diketahui dilaporan oleh Al Ferdinand Andre Putra, karyawan PT BAF, telah kehilangan motor Yamaha Mio M3 warna merah yang terparkit di halaman parkir BAF pada Rabu (12/2/2020) lalu.

Deny Riyadi (50) pelaku curanmor, memberi keterangan ke pihak kepolisian, kata dia pihak Bussan Auto Finance (BAF) melakukan penarikan motor tersebut tanpa sepengetahuan dirinya.

Lantaran sakit hati ia ambil motor tersebut di halaman parkir P BAF, saat kantor BAF belum buka. 

Menurut Darwance, konflik antara kedua belah pihak pun kemudian terjadi, apabila barang yang dijadikan sebagai objek jaminan adalah motor.

Artinya sebetulnya harus dijaminkan secara fidusia, yakni pengalihan hak kepemilikan suatu benda atas dasar kepercayaan dengan ketentuan bahwa benda yang hak kepemilikannya dialihkan tersebut tetap dalam penguasaan pemilik benda.

Kata dia, benda yang dimaksud adalah segala sesuatu yang dapat dimiliki dan dialihkan, baik yang berwujud maupun yang tidak berwujud, yang terdaftar maupun yang tidak terdaftar, yang bergerak maupun tidak begerak yang tidak dapat dibebani hak tanggungan atau hipotek.

"Fidusia sendiri diatur dalam Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Fidusia (UU Fidusia). Undang-undang ini berlaku terhadap setiap perjanjian yang bertujuan untuk membebani benda dengan jaminan fidusia, salah satunya terhadap perjanjian utang-piutang dengan motor sebagai jaminan, atau jual-beli motor atau mobil dengan kredit," jelas Darwance kepada Bangkapos.com, Rabu (26/2/2020).

Lanjutnya, benda yang dibebani dengan jaminan fidusia wajib didaftarkan, dilakukan pada kantor pendaftaran fidusia. Sertifikat jaminan fidusia mempunyai kekuatan eksekutorial yang sama dengan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Halaman
123
Penulis: Yuranda
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved