Kongres Umat Islam Indonesia

Ini Pesan Wapres Ma'ruf Amin Saat Buka Kongres Umat Islam Indonesia di Provinsi Bangka Belitung

Wakil Presiden Republik Indonesia sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Ma’ruf Amin membuka Kongres Umat Islam Indonesi

Ini Pesan Wapres Ma'ruf Amin Saat Buka Kongres Umat Islam Indonesia di Provinsi Bangka Belitung
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Wakil Presiden Republik Indonesia sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Ma’ruf Amin saat sambutan KUII VII di Novotel Bangka.(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita) 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Wakil Presiden Republik Indonesia sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Ma’ruf Amin membuka Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VII yang akan digelar tanggal 26 hingga 29 Februari 2020 di Ballroom Novotel Bangka.

"Kongres ini untuk umat Islam bisa bermusyawarah dan berdiskusi. Salah satu tugas kita juga bagaimana mengembalikan umat ini kembali menjadi umat terbaik, dalam tempo yang sangat singkat," ungkap Ma'ruf saat sambutan pembukaan Kongres Umat Islam Indonesia, Rabu (26/2/2020).

"Kongres ini mengusung tema strategi perjuangan umat Islam dalam mewujudkan NKRI yang maju, adil dan beradab," lanjutnya.

Ia berharap dengan kongres ini umat Islam memiliki peran yang signifikan dalam bernegara. Umat islam memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan merawat arah bangsa ini sesuai dengan kesepakatan nasional yang tertuang dalam pancasila, UUD 1945 dan NKRI.

"Itu penting untuk kita sadari karena kita terikat dengan peraturan nasional," tuturnya.

Selain itu, ia mengatakan dengan kongres ini harus mampu mengurai dan menyelesaikan masalah, dan mewujudkan kualitas umat Islam.

Pemukulan beduk pun dilakukan sebagai tanda peresmian Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VII 2020.

Kongres ini pun diikuti lebih dari 1000 umat umat islam dari seluruh daerah di Indonesia hingga luar negeri seperti Afganistan, Pakistan, Malaysia, Singapura, Ukraina, Amerika Serikat, Jordania, dan Moroko.

Tujuan utama Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) ke VII yakni untuk mewujudkan kualitas umat terbaik dalam lima gatra yaitu aspek politik, ekonomi, hukum, pendidikan dan kebudayaan, dan kehidupan beragama dalam wadah NKRI serta dunia sebagai manifes dari Islam Wasathiyah dan rahmat bagi seluruh alam.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman menyambut dengan senang hati dan gembira serta mensyukuri nikmat menjadi tuan rumah dan melayani para ulama.

"Karena kedatangan para ulama, semoga keberkahan datang dan Bangka Belitung semakin maju. Penduduk Babel sendiri pun mayoritas beragama islam, tapi memang ada agama lain. Tetapi itu tidak membuat perbedaan. Alhamdulilah bisa toleransi dan terus memperkuat persatuan," kata Erzaldi dalam sambutannya.

Ia mengatakan dari aspek kebudayaan sendiri banyak yang berkembang berbasis pesantren.

"Kami mendorong pendidikan tersebut, selain itu Provinsi Kepulauan Babel terus meningkat perekonomian kami, khususnya mengembangkan perekonomian halal. Diharapkan kesedian bapak wapres dan peserta nanti keluarlah deklarasi Babel yang dapat mengembangkan perekonomian Islam kami," kata Erzaldi.

"Ekonomi Islam harus kita kuasai karena kita daerah mayoritas Islam dan mari kita mengedepankan ekonomi Islam,"lanjutnya.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved