Berita Belitung

KSOP Tanjungpandan Beri Peringatan Cuaca Ekstrim, Diprediksi Tinggi Gelombang Laut Capai Tiga Meter

Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpandan mengatakan terpantau saat ini keadaan cuaca dan gelombang ekstrim

KSOP Tanjungpandan Beri Peringatan Cuaca Ekstrim, Diprediksi Tinggi Gelombang Laut Capai Tiga Meter
Istimewa KSOP
Aktivitas penumpang di Pelabuhan Tanjungpandan 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpandan Afriyon mengatakan terpantau saat ini keadaan cuaca dan gelombang ekstrim.

Terkait masalah ini KSOP tetap memberikan imbauan kepada para nahkoda agar mengambil keputusan berangkat atau menunda pelayaran.

Bahkan diberikan informasi dan pesan agar menepi dan berlindung terlebih dahulu apabila sudah dalam perjalanan melaut.

"Kalau pemberitahuan langsung dari pusat yakni Kementrian Perhubungan belum ada instruksi dilarang berlayar. Walaupun demikian keadaan cuaca ekstrim akan tetapi tetap aman dilalui," Kata Afriyon kepada posbelitung.co, Rabu (26/2/2020).

Afriyon menyebutkan tinggi gelombang laut setiap harinya bervariasi mulai sekitar 2-3 meter yang semuanya mengacu kepada Badan Matereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) setiap harinya, karena ada waktu dan tanggal tertentu kapan gelombang tinggi dan cuaca ekstrim.

"Tapi cuaca beberapa hari ini memang cukup menggangu aktivitas kapal berlayar baik masuk maupun keluar," ujar Afriyon.

Aktivitas keberangkatan kapal setiap harinya tidak menentu karena para awak kapal mempunyai program kerja dan kegiatan, seperti keadaan muatan, dan Surat Izin Pelayaran (SIP).

Selain itu juga tujuan kapal yang berangkat berbeda setiap harinya berbeda. Ada yang ke Jakarta, Pangakalbalam dan daerah lainnya.

"Jadi tergantung kesiapan para awak kapal, baik dari segi muatan dan para penumpang selaku pengguna jasa" tutur Afriyon.

Lebih lanjut Afriyon mengatakan barang yang biasa dibawa masuk kapal yang bersandar ke Pelabuhan Tanjungpandan banyak berupa bahan sembako.

"Kalau yang keluar kebanyakan Kaolin. Setiap keberangkatannya pun tidak banyak," pungkas Afriyon.

(posbelitung.co / Ferdi Aditiawan)

Penulis: Ferdi Aditiawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved