Berita Pangkalpinang

Lapas Tuatunu Gelar Media Gathering Serentak Bersama 681 UPT se-Indonesia, Terobosan Pemasyarakatan

Yuliantino mengatakan, media gathering ini dilaksanakan dengan tujuan ingin membuat sebuah terobosan terkait dengan resolusi pemasyarakatan.

Lapas Tuatunu Gelar Media Gathering Serentak Bersama 681 UPT se-Indonesia, Terobosan Pemasyarakatan
bangkapos.com / Andhini
Media Gathering Serentak di 681 UPT Lapas Seluruh Indonesia, Terobosan Deklarasi Resolusi Pemasyarakatan tahun 2020 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tua Tunu Pangkalpinang mengdakan Media Gathering serentak bersama 681 UPT Lapas di seluruh Indonesia dengan tema "Kolaborasi Dukung Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020", Kamis (27/02/2020).

Kepala Bidang Pelayanan dan Keamanan Divisi Pemasyarakatan Kanwil Hukum dan Ham Babel  Yuliantino mengatakan, media gathering ini dilaksanakan dengan tujuan ingin membuat sebuah terobosan terkait dengan resolusi pemasyarakatan.

Ada 15 point yang menjadi resolusinya.

"Adapun 15 poin Deklarasi Resolusi Pemasyarakatan tahun 2020 ini harus dilaksnakan diseluruh UPT dan masyarakat harus tahu bahwa kita punya resolusi yang menyentuh langsung dengan kepentingan warga binaan yang ada didalamnya," ungkap Yuliantino kepada Bangkapos.com.

Dia mengatakan, untuk program resolusi ini yang sangat pentingnya itu bisa menyentuh tatanan masyarakat, agar masyarakat itu paham seperti apa upaya pemasyarakatan itu sendiri dalam melaksanakan program-programnya.

"Dan dalam hal ini media adalah corong untuk masyarakat supaya masyarakat itu tahu apa yang kita laksanakan dari mulai program Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Bersyarat (CB), dan Cuti Menjelang Bebas (CMB) itu masyarakat harus tetap tahu dan paham," jelasnya

Menurutnya, perubahan nama dari Narapidana (Napi) yang kini berubaha menjadi warga binaan juga perlu dipublikasikan sebab pihaknya ingin meraih predikat bukan hanya di satu UPT saja.

"Keseriusan semua dari unit pelaksanaan teknis lapas, rutan, rubasan, dari semua kantor wilayah ini merupakan wajib hukumnya untuk kita Wilayah Bebas Korupsi (WBK) karena kita memang sudah masuk ke zona integtitas,"tuturnya

Berikut 15 poin Deklarasi Resolusi Pemasyarakatan tahun 2020:

1.    Berkomitmen mendorong 681 Satuan Kerja (Satker) Pemasyarakatan mendapatkan predikat WBK/WBBM.
2.    Pemberian hak Remisi kepada 288.530 narapidana.
3.    Pemberian program integrasi berupa Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Bersyarat (CB), dan Cuti Menjelang Bebas (CMB) kepada 69.358 narapidana.
4.    Pemberian rehabilitasi medis dan sosial kepada 21.540 narapidana pengguna narkotika.
5.    Pemberian layanan makanan siap saji di UPT Pemasyarakatan Tangerang dan Nusakambangan.
6.    Pencegahan dan pengendalian penyakit menular di seluruh Lapas/ Rutan.
7.    Peningkatan kualitas WBP menjadi SDM unggul melalui pelatihan keterampilan bersertifikasi kepada 35.860 narapidana.
8.    Mewujudkan ketahanan pangan melalui penanaman tanaman pangan seluas 100 ha;
9.    Mewujudkan zero overstaying.
10.  Mewujudkan penyelesaian overcrowding.
11.  Meningkatkan PNBP sebesar Rp 7 milyar.
12.  Pembentukan kelompok masyarakat peduli Pemasyarakatan pada tiap wilayah.
13.  Menyelenggarakan sekolah mandiri bagi anak merdeka belajar pada 19 LPKA.
14.  Mewujudkan revitalisasi pengelolaan basan dan baran pada 64 Rupbasan, dan
15.  Mengantarkan 48 narapidana teroris berikrar kesetiaan kepada NKRI (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved