Berita Bangka Barat

Polres Bangka Barat Minta Penambang di DAS Tenam STOP Beroperasi

Dari kegiatan itu ditemukan 12 unit ponton yang sedang beroperasi dan 40 pekerja yang sedang melakukan aktifitas penambangan.

Polres Bangka Barat Minta Penambang di DAS Tenam STOP Beroperasi
IST
Jajaran Polres Babar bersama tim gabungan saat memberikan imbauan kepada penambang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Polres Bangka Barat minta penambang ilegal di aliran Sungai Tenam, Dusun Jebu Laut, Desa Kelabat, Kecamatan Parittiga untuk menghentikan aktifitas penambangannya.

Imbauan ini disampaikan Polres Bangka Barat kemarin Rabu (26/2/2020). 

Tim yang turut serta dalam kegiatan tersebut kepolisian, Babhinsa Desa Kelabat serta trantib kecamatan parittiga.

Dari kegiatan itu ditemukan 12 unit ponton yang sedang beroperasi dan 40 pekerja yang sedang melakukan aktifitas penambangan.

Kapolres Bangka Barat AKBP Muhammad Adenan mengatakan sebelum melakukan penertiban, mereka memberikan imbauan terlebih dahulu.

"Penambang juga meminta toleransi untuk membereskan alat-alat pertambangan sampai hari ini sehubungan dengan surutnya air sungai tersebut," jelas Kapolres, Kamis (27/2/2020).

Adenan juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan penambangan dan membongkar peralatan tambang yang sudah beroperasi.

"Jika masih ada melakukan operasi penambangan di aliran Sungai Tenam, akan ditindak secara hukum yang berlaku," tegasnya.

 Aktifitas penambang ilegal ini sudah melanggar Undang-undang (UU) RI No 4 Tahun 2009 tentang minerba. Karenanya aparat hukum minta para penambang segera menghentikan aktivitas tambang ilegal (TI) yang beroperasi di Aliran Sungai Tenam Dusun Jebu Laut, Desa Kelabat.

(Bangkapos.com/Ramandha)

Penulis: Ramandha
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved