Berita Pangkalpinang

Warga Selindung Sambut Baik Dibangunnya Pesantren An Nawai Tanara 2, Wapres RI Letakkan Batu Pertama

Warga Selindung mengatakan sudah seharusnya membangun pesantren di pusat kota supaya ada pilihan terhadap anak anak saat memilih sekolah lanjutan..

Warga Selindung Sambut Baik Dibangunnya Pesantren An Nawai Tanara 2, Wapres RI Letakkan Batu Pertama
bangkapos.com / Yuranda
Lokasi Pembangunan Pesantren An Nawai Tanara 2, di Kelurahan Selindung, Rabu (26/2/2020). Wapres RI akan letakkan batu pertama pembangunan pesantren ini. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Satu di antara agenda kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia Prof KH Ma'aruf Amin ke Provinsi Bangka Belitung adalah melakukan peletakan batu pertama kantor MUI Bangka Belitung. 

Selain itu, Ma'aruf Amin juga akan meletakkan batu pertama pembangunan Pesantren An Nawai Tanara 2, di Kelurahan Selindung, Kota Pangkalpinang, Kamis (27/2/2020).

Dengan adanya pembanguna pesantren di Kelurahan Selindung, Kota Pangkalpinang, disambut baik oleh masyarakat Kelurahan Selindung.

Seperti halnya, Sahdani, warga Jalan Sekolah RT 03 RW 01, Kelurahan Selindung, Kota Pangkalpinang mengatakan sangat mendukung pembangunan pesantren di Kelurahan Selindung.

"Mungkin dengan dibangunnya pesantren ini akan, mengubah akhlak anak anak atau remaja yang lebih baik untuk kedepannya," ujar Sahdani, warga Jalan Sekolah RT 03 RW 01, Kelurahan Selindung, Rabu (26/2/2020).

Kata Sahdani, pesantren ini juga demi kebaikan anak cucu agar bisa menikmati pesantren dan agar dapat mengubah akhlak dan moral yang lebih baik juga.

Dengan begitu generasi muda ke depan dapat dijauhkan dengan tindakan kriminal yang saat ini marak.

"Saya berharap, segera dibangun pesantren tersebut, saya pribadi sangat senang dengan adanya pembangunan seperti ini. Tidak menutup kemungkinan anak saya juga akan belajar disana," ujarnya.

Selain itu, dia juga mengatakan sudah seharusnya membangun pesantren di pusat kota supaya ada pilihan terhadap anak anak saat memilih sekolah lanjutan, mau ke pesantren ada dan ke sekolah biasa ada.

"Ini memang harus ada, sehingga ada pilihan bagi anak anak, "ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Yuranda
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved