Rabu, 6 Mei 2026

Advertorial

Gubernur Ajak Ulama Deklarasikan Ekonomi Halal di Babel

WAKIL Presiden Republik Indonesia Ma’aruf Amin resmi membuka Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) KE-VII pada Rabu (26/2/2020) di Hotel Novotel Bangka.

Tayang:
Penulis: iklan bangkapos | Editor: Hendra
Gubernur Ajak Ulama Deklarasikan Ekonomi Halal di Babel - gubernur-ajak-ulama-deklarasikan-ekonomi-halal-di-babel.jpg
ist/Babel
WAKIL Presiden Republik Indonesia Ma’aruf Amin resmi membuka Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) KE-VII pada Rabu (26/2/2020) di Hotel Novotel Bangka.
Gubernur Ajak Ulama Deklarasikan Ekonomi Halal di Babel - gubernur-ajak-ulama-deklarasikan-ekonomi-halal-di-babel2.jpg
ist/Babel
WAKIL Presiden Republik Indonesia Ma’aruf Amin resmi membuka Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) KE-VII pada Rabu (26/2/2020) di Hotel Novotel Bangka.

BANGKAPOS.COM, BANGKA --WAKIL Presiden Republik Indonesia Ma’aruf Amin resmi membuka Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) KE-VII pada Rabu (26/2/2020) di Hotel Novotel Bangka.

Acara pembukaan diawali dengan penampilan tarian Seni Sanggar Lawang Budaya yang terlihat menghibur ratusan peserta. Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al Quran.

Dibukanya Kongres ditandai dengan pemukulan beduk bersama forkopinda dan para Menteri yang hadir, seperti Menteri Kesehatan dr Terawan Agus Putranto, Menteri Pemuda Olahraga, Zainudin dan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid yang sebagai tanda peresmian kongres.

Kongres Umat Islam di­ikuti lebih dari 1.000 peserta, terdiri dari para ulama dan ormas islam dari dalam dan luar negeri.

Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Erzaldi Rosman menuturkan suatu kebanggaan bagi provinsi Bangka Belitung dapat melayani ribuan umat islam dan para ulama yang hadir dalam Kongres Umat Islam Indonesia kali ini.

“Penduduk Babel ma­yoritas islam, keberagaman agama juga terdapat di Babel, Alhamdulilah masyarakat Babel semangat menjaga toleransi beragama, dan perbedaan bukan ancaman, perbedaan suatu kekuatan untuk memperkuat persa­tuan antar umat beragama,” ungkap Gubernur Babel Erzaldi Rosman.

Erzaldi menjelaskan Provinsi Babel dari hari ke hari terus memajukan ke­giatan ekonomi, diharapkan ada suatu deglarasi untuk membuat suatu kebijakan ekonomi untuk umat islam dalam mengedepankan ekonomi halal.

“Dari peserta kongres umat islam diharapkan ada deglarasi untuk Babel, untuk mengedepankan ekonomi umat, jangan kita sibuk mengurus suatu perbedaan, tetapi urusan sangat penting agar islam bisa memenuhi ekonomi di rumahnya sen­diri,” ujarnya.

Erzaldi menegaskan, ekonomi islam harus dikuasi oleh umat islam, para ulama mari bersama memajukan perekonomian yang mengedepankan ekonomi halal di bumi indonesia.

“Naif rasanya mayoritas Indonesia merupakan muslim, tetapi ekonomi halal tidak masuk 10 besar tidak tahu rangking berapa Indonesia ada dimana, melalui kongres ini, berharap para ulama mengeluarkan degla­rasi untuk ekonomi islam,” harapnya.

Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’aruf Amin, mengatakan, kegiatan Kongres Umat Islam Indonesia untuk melakukan kegiatan musyawarah dan berdiskusi antara ulama dan ormas Islam yang ada di Indonesia.

“Ulama sebagai pemegang mandat untuk melaksanan kongres umat islam ini, kongres ini dilaksanakan supaya umat islam terus bisa bermusyawarah diskusi untuk memikirkan nasibnya,” jelas Ma’aruf Amin.

Ia menambahkan, kongres harus mampu mengurai mencarikan solusi atas berbagai masalah menyangkut umat, bangsa dan negara.

“Diharapkan mampu menentukan arah pembangunan dan mampu mewujudkan kualitas umat islam yang terbaik, dimana membangun kembali dari aspek ekonomi politik, hukum, budaya dalam kehidupan beragama,” tuturnya.

Ia mengatakan, kongres ini diperlukan dorongan untuk menggerakkan dan menjadikan ulama sebagai panutan sehingga mampu membina umat islam, aktif menguasai dan memaknai kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Saya mendukung konres ini, mari kita merapatkan barisan bersinergi membangun Indonesia dan negara biar Indonesia semakin maju, baik dari pendidikan, perekonomian dan sebagainya, visi Indonesia kedepan untuk maju dan sejahtera,” harapnya.

Ma’aruf Amin juga mendorong untuk memiliki industri dan wisata halal dalam upaya memajukan Indonesia.

“Baik produk dan wisata halal, selama ini Indonesia hanya memberi stempel dengan sertifikat halal, bukan hanya di dalam negeri, tetapi di luar negeri minta stempel kita, dari Amerika, Jepang, Australia. Kita hanya menjadi konsumen halal tetapi belum menjadi produsen halal, melalui semangat ini kita ingin Indonesia sebagai produsen halal terbesar di dunia,” ungkapnya. (Advertorial/Riki Pratama/Uwa)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved