Nelayan Hilang di Laut Rebo

Pencarian Nelayan Sungailiat yang Hilang di Laut Rebo Terkendala Cuaca Ekstrem

"Pencarian mengalami kendala yang sama dengan pencarian sebelumnya, angin dan ombak sangat kencang, sehingga mengalami kesulitan pencarian," ucapnya.

Bangkapos.com/Yuranda
Kepala Badan SAR Nasional Kepulauan Bangka Belitung, Fazzli. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kantor pencarian dan pertolongan Kelas B Pangkalpinang (Basarnas Babel) masih melakukan upaya pencarian dan pertolongan  terhadap nelayan Parit Padang Sungailiat Bangka, Abdullah alias Dul Congek (33), Jumat (28/2/2020).

Kepala Basarnas Bangka Belitung Fazzli mengatakan, sampai saat ini nelayan tersebut belum ditemukan.

Tim juga belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Masih terkendala cuaca ekstrem dan perubahan cuaca sangat cepat.

Kata Fazzli, operasi yang telah dilakukan Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang juga dibantu dengan aplikasi SARMAPS.

"Hari ini tim SAR gabungan melaksanakan penyisiran antara Pulau Semujur dan Pulau Ketawai pada pukul 07.00 wib sesuai rencana operasi (RENOPS), dan masih nihil," Kata Kepala Basarnas Babel Fazzli, Jumat (28/2/2020) dikonfirmasi Bangkapos.com.

Sebelumnya Abdullah atau Dul Congek, dilaporkan hilang pada 23 Februari 2020 pukul 23:15 WIB oleh Basran.

Menurut informasi  yang didapatkan dari Basran, lokasi kejadian 10 nautical mile dari Pantai Rebo.

Abdullah atau Dul Congek berangkat melaut pada tanggal 23 februari 2020 pukul 05.00 wib  dan seharuanya pulang pada pukul 18.00 Wib, namun hingga pukul 22.10 wib belum kembali juga.

"Pencarian mengalami kendala yang sama dengan pencarian sebelumnya, angin dan ombak sangat kencang, sehingga mengalami kesulitan pencarian," ucapnya.

Halaman
1234
Penulis: Yuranda
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved