Breaking News:

Kekerasan Terhadap Muslim India, Yasmin Tak Henti Meneteskan Air Mata saat Menunggu Jasad Sepupunya

Yasmin (35) tak henti meneteskan air mata saat menunggu jasad saudara sepupunya yang jadi korban kekerasan terhadap umat muslim di India.

Money SHARMA / AFP
Sudut kota New Delhi di kawasan pemukiman muslim tampak luluh lantak setelah diserang oleh kelompok radikal Hindu, Jumat (28/8/2020). 

Puncak kekerasan di New Delhi makin meluas setelah Kapil Mishra, seorang pemimpin di Bharatiya Janata Party, mengancam Muslim yang memblokir jalan dalam protes damai terhadap hukum kewarganegaraan.

Kapil Mishra kepada orang-orang Hindu sayap kanan, memperingatkan bahwa jika para pengunjuk rasa tidak pergi pada saat kunjungan Trump selesai, mereka akan mengambil masalah ke tangan mereka sendiri.

Tak lama setelah itu, kata saksi, kelompok-kelompok Hindu dan Muslim mulai saling melempari batu.

Pada hari Senin (24/2), daerah-daerah besar berada dalam cengkeraman kerusuhan skala penuh, dengan gerombolan orang Hindu, membawa senjata api, bom bensin dan batang besi, merampok melalui jalan-jalan yang padat di daerah itu.

Kemudian, mereka mulai menyerang orang yang lewat dan membakar properti yang mereka curigai sebagai milik orang Islam. 

Menteri Agama Kecam Kekerasan Terhadap Umat Muslim di India

Menteri Agama RI Fachrul Razi mengecam keras peristiwa kekerasan terhadap umat Muslim di India.

Dirinya mengimbau agar umat beragama di India tidak merusak nilai kemanusiaan atas nama agama.

“Tidak ada ajaran agama manapun yang membenarkan tindakan kekerasan, apapun motifnya. Memuliakan nilai kemanusiaan adalah esensi ajaran semua agama," ujar Fachrul melalui keterangan tertulis, Jumat (28/2/2020).

Fachrul mengimbau kepada semua tokoh dan umat beragama di India maupun di Indonesia untuk menahan diri dan tidak terpancing melakukan tindakan emosional.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved