Susy Susanti Beberkan Sulitnya Tim Bulu Tangkis Dapatkan Visa untuk Berlaga di Luar Negeri

Tim bulu tangkis Indonesia sering terlibat dalam banyak turnamen di luar negeri, namun tak sedikit kendala yang mereka hadapi, seperti pengurusan Visa

KOMPAS.COM/GARRY LOTULUNG
Peraih medali emas Olimpiade 1992, Susy Susanti, berkunjung ke kantor Kompas.com di Palmerah, Jakarta, untuk berbicara soal film Susi Susanti: Love All, Kamis (17/10/2019). 

BANGKAPOS.COM – Tim bulu tangkis Indonesia sering terlibat dalam banyak turnamen di luar negeri, namun tak sedikit kendala yang mereka hadapi, salah satunya pengurusan visa.  

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (Kabid Binpres PP PBSI) Susy Susanti mengungkap kendala yang dihadapinya saat pembuatan visa atlet.

Para pebulu tangkis Indonesia setiap tahun mengikuti banyak turnamen di luar negeri.

Meski mengikuti turnamen menjadi agenda rutin, bukan berarti PBSI mendapat kemudahan dalam mengurus visa.

"Terkait visa aneh-aneh lagi," kata Susy ditemui BolaSport.com di pelatnas, Cipayung, Jakarta.

“Ada yang tidak mendapat izin, padahal PBSI mendapat surat undangan dari penyelenggara.”

“Kedutaan terkadang tidak mempermudah mengurus visa saja, padahal kami kan bertugas.”

"Meski tugas negara, masih dipersulit. Kondisi ini hampir terjadi setiap tahun,” kata Susy.

“Tahun lalu, Ketut (Ni Ketut Mahadewi Istarani) satu jam sebelum berangkat baru keluar visa UK.”

“Padahal, kami menggunakan visa super atau prioritas," tutur Susy.

Halaman
12
Editor: eltjandring
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved