Pelatihan Pengembangan Pendidikan Inklusi Untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Kami mengajak para guru untuk peduli anak-anak berkebutuhan khusus, mereka memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan seperti siswa

Diskominfo Babel
Dinas Pendidikan Provinsi Kep. Bangka Belitung menggelar Pelatihan Pengembangan Pendidikan Inklusi Angkatan I melalui Bidang Pendidikan Khusus di Sun Hotel Pangkalpinang, (2 - 5/3/2020) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak-anak berkebutuhan khusus, terutama di wilayah Kep. Bangka Belitung (Babel), Dinas Pendidikan Provinsi Kep. Bangka Belitung menggelar Pelatihan Pengembangan Pendidikan Inklusi Angkatan I melalui Bidang Pendidikan Khusus, selama empat hari mulai dari tanggal 2 - 5 Maret 2020 bertempat di Sun Hotel Pangkalpinang (2/3).

Menurut Kadis Pendididikan Prov. Kep. Babel, sekolah-sekolah inklusi untuk semua jenjang sudah semakin banyak di Kep. Babel. Hal ini menunjukkan kita peduli terhadap pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus, karena tidak ada perlakuan diskriminatif antara perlakuan anak-anak yang normal dengan anak-anak berkebutuhan khusus, terutama dalam mendapatkan layanan pendidikan.

“Kami mengajak para guru untuk peduli anak-anak berkebutuhan khusus, mereka memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan seperti siswa normal lainnya,” ungkap Kadis Pendidikan Prov. Kep. Babel, Muhammad Soleh.

Kemudian, pengetahuan masyarakat Kep. Babel tentang sekolah inklusi sudah memiliki pemahaman yang baik, sehingga anak-anak berkebutuhan khusus merasa ditempatkan di sekolah inklusi.

Untuk itu, guru atau tenaga pendidik di sini perlu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mendidik dan membimbing mereka agar menjadi generasi yang cerdas.

Kadis Pendidikan Prov. Kep. Babel, Muhammad Soleh berharap, dengan kegiatan ini, pemahaman guru terkait pengembangan pendidikan inklusi lebih komprehensif dan dapat membagi ilmu dengan tenaga pendidik lainnya, terutama pada pembekalan latihan praktik outdoor nantinya.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Asosiasi Profesi Pendidikan Khusus Indonesia, Dosen Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, dan Dosen Universitas Negeri Jakarta, dan diikuti peserta sebanyak 40 orang yang berasal dari Guru Inklusi Jenjang SD, SMP, SMA/SMK se-Kep. Babel.

Penulis : Meilia
Foto : Meilia
Editor : Listya

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved