Kecelakaan Pekerjaan Tambang Laut Batu Belubang, Satu Orang Meninggal

Fandi (30) seorang Pekerja Tambang Inkonvesional (TI), mengalami kecelakaan kerja tertimpa stik TI rajuk laut di Perairan Desa Batu Belubang

Bangkapos.com/Yuranda
Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Jadiman Sihotang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Fandi (30) seorang Pekerja Tambang Inkonvesional (TI), mengalami kecelakaan kerja tertimpa stik TI rajuk laut di Perairan Desa Batu Belubang, Pangkalanbaru, Bangka Tengah, Rabu (4/3/2020).

Berdasarkan data yang dihimpun Bangkapos.com, menyebutkan Fandi (30) warga Desa Batu Belubang, Pangkalanbaru, Bangka Tengah, pada saat itu korban bersama rekan kerjanya sedang bekerja menambang timah di tengah laut.

Kejadian itu bermula pada saat korban hendak turun dari kapal tiba tiba, tertimpa stik rajuk di TI milik Jumaludin alias Acuk warga Desa Batu Belubang. 

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka dibagian kepala, akibat tertimpa stik rajuk TI dan langsung di bawa ke RSUD Depati Hamzah.

Dari keterangan dokter RSUD, bahwa korban telah meninggal dunia, kemudian korban dibawa Pulang k erumah duka untuk dimakamkan. kamis (5/3/2020).

Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Jadiman Sihotang membenarkan ada kejadian kecelakan kerja Tambang, di perairan Desa Batu Belubang, Pangkalanbaru, Bangka Tengah, kemarin.

"Akibat kejadian tersebut, pemilik tambang Inkonvesional (TI) Jamaludin alias Acuk, dibawa ke Polsek Pangkalanbaru untuk di mintai keterangan," Kata Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Jadiman Sihotang, Kamis (5/3/2020) di Ruang Kerjanya Polrea Pangkalpinang. 

(Bangkapos.com/Yuranda)

Penulis: Yuranda
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved