Berita Pangkalpinang

Ibu Hamil Muda Akui Tak Tahu Terkait Kepesertaan BPJS Kesehatan Bayi, Baru Lahir Perlu Didaftarkan

Bayi baru lahir dari Peserta JKN-KIS wajib didaftarkan kepada BPJS Kesehatan paling lambat 28 (dua puluh delapan) hari sejak dilahirkan

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Ilustrasi kartu JKN KIS BPJS Kesehatan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bayi baru lahir dari Peserta JKN-KIS wajib didaftarkan kepada BPJS Kesehatan paling lambat 28 (dua puluh delapan) hari sejak dilahirkan dan langsung aktif.

Ulan dari (22), ibu hamil muda 3 bulan ini mengaku tak tahu perihal perlunya mendaftarkan bayi baru lahir nantinya.

"Ada BPJS tapi yang dibiayai pemerintah (PBI), tidak tahu kalau untuk bayi baru lahir harus daftar,"ujar Ulandari saat dikonfirmasi bangkapos.com, Jumat (6/3/2020)..

"Mungkin kenapa tidak tahu mungkin belum ada diberitahu dengan orang yang bersangkutan kalau perihal ini harus dilakukan. Jadi banyak orang yang belom tau kalau perihal ini penting," lanjutnya lagi.

Hal serupa juga diucapkan ibu hamil muda 4 bulan, Evi (26).

Wanita berdomisili di Girimaya, Pangkalpinang ini mengaku merupakan kepesertaan BPJS Kesehatan Mandiri.

"Mengenai bayi baru lahir perlu daftar BPJS, belum tahu sih," kata Evi.

Staf SDM Umum dan Komunikasi BPJS Kesehatan Pangkalpinang Surya Atmawijaya menanggapi hal tersebut.

"Kita perbanyak sosialisasi baik secara langsung ke masyarakat dan melalui media cetak maupun elektronik, selain itu ada mobile customer service di daerah-daerah," kata Surya.

Kepala Kantor Cabang Pangkalpinang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Angga Firdauzie mengatakan bayi baru lahir perlu didaftarkan kepesertaan BPJS Kesehatan hal ini untuk menjamin kesehatan bayi.

Halaman
12
Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved