Advertorial

Bupati Markus Tinjau Lokasi Kebakaran di Kawasan Pasar Muntok

Bupati Bangka Barat Markus meninjau lokasi kebakaran yang telah menghanguskan empat ruko dan satu rumah di jalan Ahmad Yani

Ist
Bupati Markus didampingi Kasat Pol PP Sidarta Gautama saat meninjau lokasi kebakaran, Minggu (08/03). 

BANGKAPOS.COM--Bupati Bangka Barat Markus meninjau lokasi kebakaran yang telah menghanguskan empat ruko dan satu rumah di jalan Ahmad Yani kawasan Pasar Muntok, Minggu (8/3).

Seperti diketahui, musibah kebakaran yang meluluh-lantahkan toko bintang terang, toko abadi, dan toko mandala tersebut terjadi Sabtu malam (7/3) sekitar pukul 23.30 dan baru berhasil dijinakkan lebih kurang pukul 02.15 dini hari.

Pada kesempatan itu, Bupati Markus beserta rombongan menyisir lokasi terdampak kebakaran sembari berdialog dengan salah satu pemilik toko Akiun elektronik yang tokonya juga nyaris dilahap si jago merah.

Bupati Markus menyaksikan puing sisa bangunan ruko yang terbakar tadi malam.
Bupati Markus menyaksikan puing sisa bangunan ruko yang terbakar tadi malam. (Ist)

"Semoga musibah kebakaran ini bisa membuat kita makin berhati-hati menjaga diri dan keamanan di sekitar rumah kita," ucap Markus.

Politisi PDI Perjuangan ini lantas menghimbau warga untuk lebih berhati-hati saat akan meninggalkan rumah.

"Saya ingatkan warga kita lebih waspada dan tak lalai saat meninggalkan rumah. Saat ini kita belum bisa berasumsi, sebab masih menunggu penyelidikan lebih lanjut oleh kepolisian terkait kebakaran ini,"kata Markus.

Kepala Satpol PP Sidarta Gautama menjelaskan tidak mengetahui pasti penyebab kebakaran itu. Namun dugaan sementara, dikarenakan korsleting listrik.

"Penyebab pasti belum tau tapi dugaannya ke sana (korsleting-red). Untuk kepastian kita masih menunggu penyelidikan penyebab kebakaran oleh pusat laboratorium forensik (Puslabfor) Polda Sumatera Selatan," jelas Darta Gautama.

Darta menyampaikan, saat musibah kebakaran terjadi malam tadi, tim damkar dan Pol PP dibantu damkar Unit Metalurgi, Polres dan Polsek serta Koramil Muntok bergerak cepat ke TKP. Tapi karena angin yang cukup kencang menyebabkan api merambat dengan sangat cepat.

"Selain itu kita juga masih terkendala minimnya sarana prasaran (Sarpras). Saat ini kita hanya punya mobil damkar tapi belum ada mobil suplai. Ke depan kita harapkan ada mobil suplai untuk lebih memudahkan kerja tim di lapangan saat musibah kebakaran terjadi," pungkasnya. (Humas Pemkab Bangka Barat).

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: khamelia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved