Kriminalitas

Kesal Istri Menolak Diajak Intim, Dipaha Ada Tanda Merah, Suami Marah Lalu Dipukul Hingga Tewas

Pria yang menderita stroke ringan ini mengaku menyesal telah menghabisi nyawa sang istri yang telah menemaninya selama 30 tahun

net
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, BANDUNG,  - AS (57) mengambil pipa besi dan menganiaya istrinya saat sedang tidur hingga tewas kehabisan darah.

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini terjadi di Jalan Citepus 1, Kampung Citepus, Kelurahan Pajajaran, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Selasa (10/3/2020) sekitar pukul 02.30 WIB.

Dia nekat menganiaya istrinya saat sedang tidur itu karena ditolak berhubungan intim

Korban kemudian dirawat di rumah sakit. Namun nyawanya tak tertolong akibat kehabisan darah.

Tersangka menganiaya korban yang saat itu tengah tertidur lelap.

Pelaku memukul korban dengan menggunakan pipa besi ke kepala, wajah, tangan dan kaki.

Tak sampai situ, AS juga menusuk perut korban dua kali dengan pisau dapur.

"Telah terjadi KDRT menyebabkan luka-luka, ini dilakukan suami terhadap istrinya dengan melakukan kekerasan, memukul dengan pipa dan menusuk dengan pisau," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya saat ungkap kasus di Mapolrestabes Bandung, Selasa (10/3/2020).

Korban yang berlumuran darah sempat diberi tindakan medis di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS).

Namun nyawanya tak tertolong karena kehabisan darah.

Halaman
123
Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved